Pemandangan itu memaksa Wali Kota Medan

created
05 Apr 17
last post
05 Apr 17
 users 319 views 1 posts

 Share topic

       

post #1
05 Apr 17
samuraix12

Drs H Rahudman Harahap MM berhenti melangkah. Ia ditemani Asisten Pemerintahan Drs Musaddat Nasution, Kepala Bappeda Drs Zulkarnaen MSi, Kabag Humasy Budi Hariono SSTP MAP, langsung memerintahkan Camat Medan Kota Parlindungan Nasution dan Satpol PP untuk segera menertibkannya. Para pengerajin besi harus menata besi-besi milik mereka di trotoar jalan.Harga Besi Beton
“Saya minta jalan ini ditata supaya lebih baik lagi. Jangan sampai arus lalu-lintas terganggu karena kepentingan pribadi,” jelas Rahudman yang melakukan peninjauan sepekan lalu.Harga besi unp baja
Tak lama kemudian Rahudman beserta rombongan melanjutkan penelusurannya. Tak henti-hentinya Wali Kota memberikan arahan-arahan kepada Camat Medan Kota. Seperti penempatan tong sampah, peletakan bunga, dan drainase yang tersumbat.Harga Bondek Cor
Tiba di depan lorong belakang jalan keluar Swalayan Glora Plaza, Wali Kota melihat sampah plastik tersangkut di pipa dalam lubang galian yang belum ditutup kembali. “Sudah siap ini?” tanya Rahudman kepada pekerja yang sedang istirahat di lokasi itu. “Sudah Pak, tinggal menutup saja,” kata Mamat, seorang pekerja tersebut.Harga Welded Beam
“Kenapa tak kau ambil dulu sampahnya?” hardik Wali Kota saat melihat ada sampah tersangkut di parit gorong-gorong.Harga Wiremesh Besi
Mendengar Wali Kota menyuruh dengan nada tinggi, Mamat bergegas masuk ke dalam parit untuk membersihkan. “Lain kali kalau nampak seperti ini, kau bersihkan ya,” ujar Rahudman kepada pekerja tadi.Harga Atap Spandek
Dalam peninjauan itu, selain mendapati besi-besi berserakan di atas trotoar, Wali Kota juga menemukan keterlambatan pengangkutan bak sampah dari Jalan Mahkamah. Jika bak sampah sudah penuh sekitar jam 09.00 WIB, langsung diangkat ke Tempat pembuangan Akhir (TPA). “Jika lama diangkat, sampah akan berserak kembali akibat pemilahan-pemilahan oleh pemulung,” pungkasnya.Harga besi Pipa sch 80 baja
Jumlah industri besi dan pedagang di sepanjang Jalan Mahkamah itu ada sekitar 50 industri besi, 8 toko perabot dan selebihnya tempat berjualan. Keberadaan besi-besi di kawasan itu menjadi penyebab macet di kawasan itu.Harga Plat Bordes
Lebar Jalan Mahkamah semestinya 10 meter, namun pada saat ini hanya mencapai 7 meter akibatkan para pemilik toko besi sesuka hatinya menempatkan besi-besi tersebut sehingga berserakan hingga ke badan jalan.Harga pipa besi
Penemuan mayat laki-laki di dalam kolam mati, membuat geger Warga Komplek Batu Besi, Eks Lokalisasi Pembatuan RT 34 RW 05 Kelurahan Guntung Manggis Kecamatan Landasan Ulin, Senin (31/5) pagi.Harga sch 40
Diduga kuat mayat dalam posisi terlentang dalam kolam tersebut adalah korban pembunuhan.Harga besi siku baja
Sebab, pada kepala korban terdapat luka robek di kepala, luka lecet di tangan kiri, luka robek di kelopak mata, luka lecet di dada dengan hidung mengeluarkan darah dan kemaluan mengeluarkan cairan.Harga besi wf
Mayat lelaki tersebut langsung dievakuasi ke kamar mayat RSUD Banjarbaru untuk divisum.Harga besi hollow
Masyarakat sekitar tidak mengenali pada mayat tersebut. Saat ditemukan mayat lelaki malang itu memakai baju hem lengan pendek warna hitam bercorak dan bercelana panjang warna coklat cream.Harga plat besi hitam
Di dekat mayat ditemukan motor Yamaha Jupiter Z DA 3320 IY warna merah.Harga plat kapal besi baja
Semua barang-barang tersebut diamankan oleh petugas untuk kepentingan penyelidikan.Harga besi cnp baja
Bhabin Kamtibmas Polsek Banjarbaru Barat, Brigadir Fannan SH membenarkan adanya penemuan mayat.Harga besi h beam baja
Lalu petugas membawa mayat tersebut ke RSUD Banjarbaru untuk divisum.
Menurut Fannan, dirinya menerima laporan Selasa pagi kemarin sekitar pukul 09.00 WITA dari Pak Manullang Ketua Komplek Lokalisasi Batu Besi atas ditemukannya mayat dan sepeda motor di Batu Besi.
Ia juga berkoordinasi dengan Ketua RT 34 RW 05 Kelurahan Guntung Manggis, Pak Muktar.
“Setelah diangkat kami menemukan identitas korban atas nama Alfian Noor (44), warga Jalan Tembus Mantuil Gang Mutiara Dalam RT 16 RW 02 Kelurahan Kelayan Selatan Kecamatan Banjarmasin Selatan, pekejaannya swasta.
“Kami sudah berkoordinasi dengan keluarganya agar bisa mendatangi rumah sakit untuk melihat langsung,’’ ujar Fanna.

 Share post