FIFA Meresmikan Format 48 Tim pada Piala Dunia 2026

created
14 May 17
last post
14 May 17
 users 483 views 1 posts

 Share topic

       

post #1
14 May 17
stockinglovers

Piala Dunia 2026 akan hadir dalam format baru. Dewan FIFA telah menyetujui usulan sang Presiden, Gianni Infantino yang mengusulkan penambahan jumlah tim yang berlaga di Piala Dunia 2026. Sebelumnya, gelaran Piala Dunia berformat kompetisi dengan mengumpulkan 32 tim terbaik. Namun, dalam Piala Dunia 2026 rencana akan ada 48 tim yang bertarung.

Ide penambahan peserta ini sebenarnya sudah pernah dicetuskan oleh Presiden FIFA sebelumnya, Sepp Blatter. Ia mengusulkan 40 peserta yang dipencar dalam beberapa grup. Ada dua opsi dalam usul Blatter, delapan grup dengan terdiri atas lima tim tiap grup atau format sepuluh grup dengan komposisi empat tim tiap grup. Namun sayangnya, usulan mantan Presiden FIFA ini belum mampu meraupu dukungan banyak pihak.

Usulan ini pun digodok kembali oleh Presiden anyar FIFA, Gianni Infantino. Kali ini ia pun mengusulkan lebih banyak tim di dalam kompetisi Piala Dunia. Total sebaanyak 48 tim nantinya akan bertanding dalam ajang Piala Dunia 2026. Awal mulanya, Infantino membuat format ini dengan diadakan laga play-off pada 32 tim non-unggulan. Pemenang dalam laga play-off nantinya akan tergabung bersama 16 tim unggulan dalam bentuk delapan grup dengan terdiri empat tim per grupnya.

Namun, usul tersebut menuai respon yang kurang bagus dari berbagai pihak. Menurut mereka, sisitem tersebut terlalu memberatkan tim yang berlaga di fase Play-off. Mereka harus melakukan satu kali perjalanan hanya untuk melakoni satu laga saja.

Selanjutnya, Gianni Infantino pun merubah sedikit sistem usulannya. Ia pun mengusulkan ide keduanya. Kali ini ia tetap menambah jumlah tim peserta Piala Dunia menjadi 48 negara. Namun, mereka tidak akan menemui babak play-off. Seluruh tim akan terbagi dalam 16 grup yang terdiri dari 3 negara per grupnya. Lalu, usulan ini pun mendapat dukungan serta persetujuan penuh dari anggota dewan FIFA.

Format ini menghasilkan total 80 pertandingan dalam tiap turnamen. Berbeda dengan sebelumnya, format 32 tim itu total menghasilkan 64 laga. Lewat format yang telah disahkan ini, fase grup hanya berlangsung satu kali. Selanjutnya, dua tim terbaik tiap grup akan lolos ke babak 32 besar.

Selain itu, FIFA juga tengah mendiskusikan kebijakan baru lainnya. Kemungkinan, Piala Dunia 2026 akan memberlakukan tendangan penalti sebagai bahan pertimbangan apabila ada dua peserta atau lebih yang mengoleksi poin dan selisih gol sama, namun keduanya atau lebih juga memiliki peluang yang sama besar untu lolos ke fase gugur.

Layaknya dilansir Taruhan Olahraga, latar belakang pengusulan ide ini ialah motivasi Infantino yang ingin memperluas kesempatan negara lain untuk turut serta berpartisipasi dalam gelaran Piala Dunia. Jumlah peserta yang bertambah tentu menjadi kabar baik untuk negara manapun yang terus gagal atau selalu sulit untuk menembus putaran final Piala Dunia. Kabar ini tentu saja menjadi angin segar buat Indonesia yang mengalami hal serupa sebagai tim yang sangat sulit menembus Piala Dunia.

Piala Dunia 2026 menjadi gelaran Piala Dunia FIFA ke-23 sepanjang turnamen ini bergulir. Selain itu, Turnamen ini memang belum sepenuhnya dipersiapkan. Kita masih harus melalui 2 kali gelaran serupa yang rencana akan dihelat di Russia (tahun 2018) dan Qatar (tahun 2022). Letak atau siapa tuan rumahnya pun belum sempat ditentukan. Tercatat sudah berbagai negara yang sudah mencalonkan diri sebagai tuan rumah Piala Dunia 2026. Sejauh ini, Kanada, Meksiko, dan Kolombia menjadi sosok terdepan dalam pengajuannya menjadi tuan rumah turnamen empat tahunan tersebut.

 Share post