Jangan Menjadi Korban


MasterCard dan Visa Internasional menyebutkan bahwa Indonesia merupakan negara terburuk peringkat kedua dalam hal penipuan kartu kredit. The Indonesia Credit Card Issuer Association memperkirakan bahwa tagihan kartu kredit rata-rata per bulannya ialah sebanyak US$468. http://www.economywatch.com/credit-card/international/indonesia-credit-card.html.

Untuk terhindar dalam menjadi korban penipuan kartu kredit, di bawah ini adalah 5 tips yang telah kami tanyakan kepada merchant:

1. BERMAIN AMAN

Kita semua tahu bagaimana para wanita mengatur kartu-kartu di dalam dompet mereka, seperti sebuah album. Jika Anda berbelanja ke tempat yang ramai, keep it simple. Ambil kartu yang hanya akan dipakai sehingga Anda dapat terhindar dari sidang DPR jika dompet Anda hilang. Istri saya sangat dekat dengan tasnya, sampai pada masa lengahnya, ia berhasil dicopet oleh seorang ahli yang berkeliaran di sekitar mal. Bahkan diawal, istri saya belum merasa bahwa dompetnya telah raib. Setelah sadar, ia mulai mencari tahu wanita yang telah mencuri dompetnya, tapi tidak berhasil. Ternyata wanita tersebut telah mencoba sebelumnya untuk melakukan transaksi pembelian dari kartu kredit istri saya: handphone, perangkat elektronik, pakaian, tas, dan sebagainya. Untungnya, kartu kreditnya sudah mencapai limit. (Tapi sayangnya, waktu itu ia dalam tahap belajar juga dalam membuat limit pada kartu kreditnya, seperti yang sudah saya lakukan. Saya dihukum, selain membayar semua tagihannya. Sejujurnya, saya tidak melihat kenapa ia tidak terlalu menghargai betapa saya telah menyelamatkannya dari seorang pencuri, tapi memang menyakitkan untuk menelepon bank-bank untuk mem-blokir mereka dan menerbitkan kembali kartu-kartu tersebut.)

2. LINDUNGI REKENING KARTU KREDIT ANDA

Jika Anda memiliki kebiasaan membuang tagihan dan struk belanja karena Anda merasa bahwa hal itu tidak perlu, ingat, nomor rekening Anda ada di sana.

3. BACA, BACA, BACA TAGIHAN KARTU KREDIT

Penipu yang ulung biasanya menggunakan sedikit demi sedikit dari jumlah kartu kredit sehingga Anda tidak akan menyadarinya. Mereka dapat melakukannya secara teratur atau sebentar-sebentar, sebagai penyusup, Anda mungkin tidak menyangka. Alangkah baiknya untuk membaca dengan cermat. 

4. OWN IT

Buat yang baru – atau ganti – kartu kredit sekarang juga. Jika Anda pernah kehilangan kartu kredit yang belum ditandatangani, maka akan lebih mudah bagi orang asing untuk berpura-pura menjadi Anda. Terkadang, ada toko yang tidak memeriksa dua kali tentang masalah identitas. Misalnya, beberapa orang tidak akan menduga bahwa Irwan bukanlah Fitri.

5. JANGAN NAIF

P.T. BARNUM berkata: “A sucker is born every minute.” Apakah Anda merupakan satu dari sekian banyak? Sekarang Anda merupakan pemegang kartu kredit. Bertanggung jawablah. Baca. Pelajari. Dan berhenti menggunakannya ketika sudak tidak diperlukan. Jangan memberikan informasi kartu kredit Anda kepada orang lain tanpa verifikasi yang tepat. Tapi jika Anda tetap melakukannya, kirimkan saja kepada saya. Saya berjanji akan menikmati setiap rupiah yang saya dapat.

Bagikan tulisan



Translation

BACAAN LAIN

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×