Kuis: Apakah Anda Sudah Siap untuk Menikah?


Cincin, lamaran dan pernikahan. Tiga hal yang akhir-akhir ini sering melintas dalam pikiran Anda. Tanpa Anda sadari, teman-teman sekolah dan rekan kerja Anda melepaskan masa lajang mereka. Apakah Anda merasa “tertinggal” atau justru merasa lega karena masih bisa menikmati kesendirian?

Cari tahu apakah Anda sudah siap untuk mengikat janji “dalam sehat dan sakit” bersama seseorang atau masih butuh waktu untuk hidup sendiri.

1. Pasangan Anda mengajak Anda untuk pergi berlibur dengan keluarganya selama sepekan. Rencana Anda adalah:
A. Berusaha agar kantor bisa memberi alasan untuk kerja sehingga Anda bisa kembali lebih awal.  
B. Anda akan berusaha untuk menjaga sikap selama perjalanan
C. Membawa semua board games favorit Anda supaya bisa memainkannya bersama keponakan dan sepupu pasangan Anda      

2. Pasangan Anda menitipkan kunci apartemen dan mobilnya saat ia melakukan perjalanan bisnis ke luar negeri. Apa yang Anda lakukan selama ia pergi?
A. Mengambil kesempatan untuk memeriksa barang-barang pribadinya
B. Mengambil kesempatan untuk meluangkan waktu bersama teman-teman lama
C. Menyiram tanaman dan memberi makan kucing peliharaannya setiap hari

3. Anda suka jalan-jalan, sementara ia orang rumahan. Cara mengatasinya:
A. Anda merencanakan liburan seru dengan komunitas lain
B. Anda berusaha “menulari” pasangan dengan hobi jalan-jalan
C. Anda mulai mengurangi frekuensi perjalanan Anda, dan ia mulai belajar menikmati liburan

4. Jika menyangkut soal uang dan utang-piutang:
A. Pasangan tidak pernah tahu jumlah utang kartu kredit saya  
B. Kami tahu gaji dan investasi masing-masing
C. Kami berusaha melakukan pengiritan untuk masa depan

5. Di suatu pesta, Anda berkenalan dengan seseorang yang sangat menarik. Apa yang selanjutnya terjadi?
A. Tiba-tiba Anda saling bertukar pesan lewat Snapchat dan berteman di Path
B. Anda berusaha menutupi kejadian tersebut dari pasangan
C. Anda bercerita tentang pasangan Anda kepada orang tersebut

6. Anda tahu pasangan alergi kucing, meski Anda sangat menyukainya. Reaksi Anda:
A. Menebalkan telinga setiap kali ia ngomel karena tas Anda penuh bulu kucing    
B. Membelikan kucing peliharaan Anda kandang terpisah supaya tak lagi tidur bersama Anda  
C. Mulai berpikir untuk memelihara kucing Anda di rumah orangtua Anda

7. Ketika mendengar pasangan bercerita tentang pekerjaannya, Anda berpikir:
A. Pekerjaan itu tidak akan membuatnya sukses
B. Anda merasa ia tidak akan mengerti pekerjaan Anda
C. Dengan kerja keras dan dukungan Anda, ia akan semakin maju

Penilaian:

Hitung jumlah tiap huruf yang Anda pilih!
A: ____
B: ____
C: ____

Huruf yang paling banyak Anda pilih menyiratkan kesiapan Anda untuk menikah.

Menurut Greg Behrendt dalam buku  “He's Just Not That Into You: The No-Excuses Truth to Understanding Guys”, tidak akan ada waktu yang tepat untuk menikah. Ketika seseorang mencari alasan apapun –keuangan adalah alasan yang paling sering digunakan– kemungkinan besar ia sebenarnya tidak yakin dengan hubungan itu sendiri.Tanda-tanda yang Anda tunjukkan –suka berpergian sendiri, flirting, menyimpan rahasia– membuktikan kalau Anda sebenarnya masih menikmati aktivitas dan ritme hidup Anda saat ini. Selain itu, Anda juga belum bisa sepenuhnya memercayai ia sebagai pasangan Anda.          

Anda dan pasangan hampir seperti dua spesies yang berbeda. Tidak hanya menyukai hal-hal yang berbeda, Anda berdua dibesarkan dengan cara yang berbeda. Ada hal-hal vital dalam sebuah hubungan yang sebaiknya tidak diabaikan, seperti agama, nilai-nilai dan tipe kepribadian. Anda sebenarnya ingin menikah dengannya, tapi merasa bahwa ada hal-hal yang harus dibenahi terlebih dahulu. Tanya diri sendiri secara jujur, apakah Anda bisa melihat diri Anda bersamanya 30 tahun dari sekarang? Jika ya, maka hubungan tersebut patut dipertahankan untuk sampai ke jenjang selanjutnya.          

Pada suatu titik, Anda sudah pernah membayangkan bangun pagi di sebelahnya, dan membesarkan seorang anak bersamanya. Di benak Anda, ia tidak sempurna tapi Anda lebih memercayainya dibandingkan siapa pun juga. Ketika Anda berdua bertengkar, Anda selalu berusaha mencari solusi supaya dapat memuaskan semua pihak. Namun jika itu tidak terjadi, Anda bersedia untuk berkompromi atau mengalah demi kebaikan bersama. Selamat! Anda sebenarnya sudah siap menikah. Berikan tanda-tanda bahwa Anda ingin membawa hubungan saat ini ke jenjang selanjutnya.     

Bacaan selanjutnya: Perjanjian Pranikah: Perlu atau Tidak?

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×