Pentingnya Asuransi


Asuransi merupakan bentuk investasi yang penting untuk melindungi kita dari hilangnya kesehatan, properti, pemasukan, kemampuan secara fisik, kematian, dan sebagainya. Kehilangan salah satu hal tersebut akan memengaruhi daya beli Anda dan membawa pengaruh pada diri sendiri, atau dalam kasus kematian, orang-orang lain yang bergantung pada Anda – terutama jika Anda adalah pencari nafkah utama dalam keluarga. 

Sebagai suatu aturan, para pemilik mobil mengerti akan asuransi mobil.  Namun, sebagian besar mereka belum mendaftar asuransi. Sebelum Anda berpikir untuk berinvestasi di saham dan properti, beri waktu untuk daftar asuransi untuk diri sendiri.

Aturan mendasar mengenai  asuransi  ialah untuk mulai dengan asuransi jiwa (whole life), dimana Anda mendapat sejumlah uang pertanggungan jika meninggal dunia atau mengalami cacat permanen. Ini merupakan bentuk perlindungan yang termurah, dan semakin muda usia Anda, semakin murah pula premi yang harus Anda bayarkan. Anda bisa melihat ini sebagai cara menabung uang secara terpaksa – menyisihkan sejumlah uang untuk melindungi keluarga Anda dari resiko kematian atau kecacatan permanen Anda.

Sebagian besar orang mengabaikan asuransi, terutama mereka yang merasa muda dan baik-baik saja, merencanakan seluruh masa depan mereka yang penuh harapan, impian dan ambisi. Namun, pada saat inilah produk asuransi itu paling terjangkau oleh orang tersebut.

Maka dari itu, sebelum Anda menganggap asuransi sebagai "uang mati" dan lebih memilih untuk ambil resiko, Anda perlu tahu bahwa setiap polis memiliki  surrender value setelah beberapa tahun jika Anda memilih untuk membatalkan polis tersebut dengan alasan apapun. Meski ini seharusnya tidak menjadi pilihan Anda, sebuah asuransi tidak bisa dianggap enteng, karena adanya surrender value  seharusnya justru membuat Anda berhenti dan berpikir. Dalam kata lain, tidak ada alasan dimana Anda menyerahkan perlindungan yang dapat Anda jangkau karena hal-hal yang tidak diprediksikan dapat menimpa sewaktu-waktu. Anda mendapatkan perlindungan sambil mendapatkan intrinsic value.

Pada usia 60 atau 65, biasanya perusahaan-perusahaan asuransi tidak mau lagi membayar untuk penyakit kritis, dan Anda sudah tidak perlu membayar premi untuk polis Anda, sehingga polis tersebut seharusnya mempunyai nilai akumulasi yang bagus, jika Anda memilih, Anda bisa mendapatkan total akumulasi dengan menyerahkan polis tersebut. Atau Anda bisa memilih untuk menunggu hingga polis tersebut jatuh tempo.

Mengingat setiap orang mempunyai kebutuhan yang berbeda, maka berkonsultasilah dengan agen asuransi. Agen asuransi yang baik tidak akan memaksakan produk-produk kepada Anda. Justru, ia akan mendengarkan kebutuhan jangka panjang Anda dan faktor-faktor dalam penghasilan yang Anda dapatkan saat ini dan di masa mendatang, serta perubahan kebutuhan hidup Anda. Sebaiknya cek kembali perlindungan asuransi Anda setiap tahun, atau ketika kondisi kehidupan Anda berubah – misalnya, Anda menikah, orang tua menjadi tergantung dengan Anda, Anda mempunyai anak, atau berganti pekerjaan. Anda juga sebaiknya mempunyai asuransi  KPR  untuk melindungi pada saat-saat dimana Anda tidak mampu membayar KPR, contohnya jika mengalami kecacatan atau jatuh sakit. Sementara polis lainnya menjaga Anda, ini akan menanggung kewajiban Anda untuk membayar cicilan rumah, sehingga Anda tidak perlu bertahan hidup dengan dana yang sangat minim.

Baca juga: Bertemu Dengan Agen Asuransi Anda: 7 Pertanyaan untuk di Tanya

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×