Mengetahui Hak Wanita Saat Menjalani Perceraian


Sebuah perceraian, meski dilakukan dengan cara yang bersahabat, bisa seperti peperangan –satu sisi berusaha melindungi apa yang ia bangun sepanjang pernikahan dan sisi lain berusaha memperoleh perlakuan yang adil.

Oleh sebab itu, penting bagi kita untuk mengetahui hak-hak yang patut diperjuangkan. Berikut ini beberapa hal yang perlu diperhatikan, menurut pendapat pengacara Margarete Ficala yang sudah berpengalaman menangani kasus seperti perceraian rumah tangga.

Hak Asuh Anak

“Ketika bercerai sudah ada anak yang masih di bawah 21 tahun, anak tersebut akan ikut ibu,” tutur Margarete. Akan tetapi, hal ini dapat berbeda jika Anda tidak berada di bawah pengampuan ( curatele) dan dalam kondisi tidak mampu mengurus dan membesarkan anak –misalnya memiliki ketidakstabilan mental atau kecenderungan berperilaku kasar. Keputusan ini akan ditentukan oleh hakim di pengadilan.

Tak hanya hak asuh, Anda pun berhak atas tunjangan dari suami. Margarete memaparkan, “Selama anak itu ikut ibu, maka si ibu berhak atas tunjangan anak dari pihak suami sampai anak itu dewasa dan meskipun si ibu menikah lagi.” Sayangnya, kewajiban ini sering dilalaikan oleh pihak mantan suami dan sulit untuk menuntutnya melalui proses hukum.

  1 of 2  

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×