5 Hal yang Menghambat Promosi Kerja Anda


Di tahun keenamnya bekerja sebagai karyawan sebuah bank, Dina merasa karirnya mandek.

“Sudah lima tahun saya berada di posisi yang sama. Kapan saya bisa mendapatkan promosi?” curhatnya kepada LiveOlive.

Dengan jumlah angkatan kerja yang besar –lebih dari 120 juta orang, menurut Badan Pusat Statistik, kompetisi untuk naik jabatan di Indonesia cukup tinggi.

LiveOlive berbincang dengan beberapa eksekutif mengenai sikap atau kebiasaan kerja yang bisa menghambat karyawan sepandai dan seterampil apapun untuk mendapat promosi atau kenaikan gaji yang mereka kira pantas untuk mereka dapatkan.

1. Tak berani ambil tantangan

Sikap enggan melakukan pekerjaan di luar zona nyaman atau tugas di luar kapasitas kerja adalah cara tercepat mengatakan kepada atasan, “Saya tidak siap untuk dipromosikan”.

“Dengan menolak berarti karyawan tersebut kurang tahan banting, itu bisa memperburuk penilaian kinerja,” ujar Lia, 30, salah satu staf personalia di perusahaan tambang.

2. Kurang bergaul

Para atasan ingin melihat Anda saat berada di luar lingkungan kerja untuk menilai kedewasaan serta kemampuan Anda untuk memimpin –dua pertimbangan penting saat mempromosikan karyawan.

Ini bukan berarti Anda harus pergi bersenang-senang dengan atasan dan rekan kerja setiap minggunya. Berpartisipasi dalam outing alias rekreasi kantor, misalnya, bisa jadi kesempatan bagus untuk menunjukkan beberapa kualitas Anda, atau membicarakan kinerja Anda dalam suasana santai.

Ety, 38, Kepala Bagian Divisi Business and Relationship Mortgage di salah satu perusahaan perbankan di Jawa Barat mengatakan bergaul bisa menjadi kesempatan atasan menilai kerja sang karyawan.

“Kalau tidak bergaul di lingkungan kantor, atasan sulit untuk melihat performance dia,” ujarnya.

3. Sulit bekerja sama dengan tim

teamwork mendukung promosi karierMembantu rekan kerja tanpa terlalu terpaku pada tanggung jawab kerja yang telah ditentukan menunjukkan kemampuan Anda untuk bekerja di luar kapasitas saat ini. Selain itu, hal tersebut juga menyiratkan bahwa Anda tidak hanya berpikir tentang diri sendiri; sebuah kualitas yang harus dimiliki seorang pemimpin.

Saat ini, penilaian kinerja juga diambil dari sesama keryawan dalam perusahaan. “Penilaian karyawan tidak hanya datang dari satu pihak (atasan) saja, tapi juga dari unit lain,” kata Ety.


4. Selalu terlambat

Disadari atau tidak, datang terlambat ke meeting menunjukkan satu dari dua hal berikut:

  • Orang tersebut buruk dalam mengatur waktu
  • Orang tersebut tidak peduli dan tidak menghargai orang lain

Keduanya mengindikasikan bahwa Anda tidak bisa menjadi manajer yang baik, sehingga belum siap untuk dipromosikan.

Tidak punya jam tangan bukan lagi alasan, karena kini hampir semua telepon genggam dan perangkat mobile memiliki jam. Kemacetan juga bukan alasan wajar, kecuali Anda adalah pendatang baru di sebuah kota. Setelah tiga kali, alasan telat karena macet menjadi tidak masuk akal.  

5. Sering lupa

Lupa jadwal, tugas, waktu, dan lain-lain. Lupa adalah hal yang manusiawi, namun berkali-kali lupa menunjukkan seseorang kurang kompeten –kecuali jika ia memiliki penyakit hilang ingatan pendek.

Lupa mengerjakan tugas Anda sama dengan menyia-nyiakan waktu orang lain –baik atasan maupun rekan kerja Anda, karena mereka harus menindaklanjuti pekerjaan tersebut. Ini membuat perusahaan mengeluarkan lebih banyak biaya untuk menyelesaikan satu tugas. Karyawan yang menyia-nyiakan uang perusahaan sangat jarang dipromosikan.

Jika Anda menyadari bahwa Anda sering lupa atau melewatkan sesuatu, tuliskan saja hal-hal yang perlu diingat dan beri tanda beberapa kali sehari –setidaknya saat memulai kerja dan terutama sebelum pulang kerja. Lebih dari itu, jika kebiasaan lupa Anda dikarenakan rasa panik dan cemas berlebihan, cobalah untuk menenangkan diri dan bernapas lebih lambat. Pikiran Anda pun akan mampu bekerja lebih efisien dan lancar.

Baca juga: Cara Menulis CV Kalau Belum Punya Pengalaman Kerja

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×