Bisnis Online: Punya Website atau Jualan Lewat Social Media?


Beberapa orang memilih menggunakan media sosial seperti Twitter, Instagram, atau Facebook untuk menaikkan penjualan mereka, beberapa memilih Instant Messenger seperti BBM (Blackberry Messenger) dan Line, sementara lainnya memilih untuk membuat website sendiri.

Media mana yang lebih efektif?

Masing-masing channel memiliki karakteristik dengan keunggulan dan kelemahannya tersendiri. Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan, yakni:

1. Skalabilitas

Skalabilitas artinya seberapa besar, efektif dan efisiennya channel tersebut ketika menerima order dalam jumlah besar.

Ketika Anda berjualan melalui platform Instant Messenger seperti BBM misalnya, Anda memilih kecepatan dibanding volume. Secara alami Anda hanya mampu mempunyai kontak sebanyak 1000 orang.

Ketika Anda berjualan melalui Twitter and Facebook, jumlah kontak bukan lagi masalah. Akan tetapi, melakukan rekapitulasi order dan update inventoris akan terasa sangat merepotkan bila sudah mencapai puluhan dalam sehari.

Ketika Anda memiliki website, limit skalabilitas bisa disesuaikan sebanyak order yang Anda miliki dengan men-upgrade sistem dan server sesuai kebutuhan. Namun tentu saja persiapannya akan sedikit lebih lama dan mahal dibandingkan jika langsung berjualan melalui BBM, Twitter atau Facebook.

2. Kecepatan

Berjualan melalui Instant Messenger dan media sosial jauh lebih cepat dibandingkan jika Anda harus membangun website terlebih dahulu. Hal ini karena semua fitur yang diperlukan, misalnya untuk mungunggah foto produk, sudah tersedia secara lengkap.

Yang perlu Anda pikirkan hanyalah bagaimana meningkatkan penjualan, menghasilkan foto produk yang bagus, dan tentunya mengenali barang yang sedang dicari di pasaran.

Jika Anda membangun website sendiri, seluruh fitur dan fungsi tersebut harus dibuat dari nol seperti membangun sebuah toko. Meskipun lebih lama dan mahal, begitu semuanya selesai dibangun, Anda bisa dengan cepat mengembangkan dan mengatur proses bisnis secara otomatis.

Anda juga bisa memanfaatkan beberapa fasilitas toko online seperti Tokopedia dan Bukalapak.com untuk menyelesaikan masalah kecepatan dan biaya, namun brand toko Anda akan berada dibawah mereka. Jika Anda ingin brand Anda benar-benar menancapkan pengaruhnya, maka harus memiliki website sendiri.

3. List-Building

List building artinya seberapa banyak daftar kenalan atau klien potensial yang Anda miliki dan apakah relevan dengan produk yang ditawarkan.

Ketika Anda menggunakan BBM sebagai media berjualan, teman-teman dekat menjadi daftar nama pertama yang dapat dijangkau oleh materi promosi Anda. Menjual ke inner circle tersebut jauh lebih mudah dibandingkan berjualan ke orang asing atau membangun traffic dengan SEO (Search Engine Optimization), karena kita sedikit banyak mengerti apa yang teman kita inginkan dan tidak. Hal ini akan membuat campaign penjualan Anda lebih efektif.

Sementara itu, jika Anda menggunakan media sosial seperti Twitter, Instagram dan Facebook, Anda harus melakukan list building dari awal.

Jika Anda membuat website, maka list building tersebut menjadi jauh lebih menantang karena Anda harus melakukan SEO, SEM (Search Engine Marketing), menyediakan konten secara teratur, membuat desain web yang menarik, serta engine pendukung lainnya.

4. Manajemen stok

Kelemahan ketika berjualan melalui platform media sosial dan Instant Messenger adalah manajemen stok. Ketika Anda telah mengunggah sebuah foto ke platform tersebut, maka pembeli secara otomatis akan menganggap produk tersebut tersedia. Agar tidak mengecewakan pembeli, Anda harus melakukan update sisa stok secara manual satu persatu.

Bayangkan mencoba untuk melakukan hal ini ketika Anda memiliki 100 produk dalam timeline dan beberapa produk sedang tidak tersedia dalam stok, sementara order tinggi!

Dengan memiliki website sendiri, semua kegiatan tersebut bisa diotomatiskan sehingga Anda bisa lebih fokus dalam meningkatkan penjualan tanpa menambah beban pekerjaan di sisi administrasi.

5. Biaya promosi dan marketing

Berjualan melalui Instant Messenger dan media sosial hampir tidak membutuhkan biaya –selain koneksi internet, waktu pengerjaan, serta staf media sosial yang Anda pekerjakan. Anda hanya perlu menyediakan servis dan produk yang berkualitas, serta beberapa trik untuk meningkatkan WOM (Word of Mouth) diantara para pelanggan Anda yang puas.

Dengan adanya website, maka hampir bisa dipastikan Anda harus menyiapkan serentetan biaya marketing yang tidak sedikit, karena Anda perlu selalu mengundang traffic ke website Anda. Apalagi bila kata kunci pencarian produk Anda bersaing dengan produk-produk yang dijual oleh pemain besar seperti Lazada dan Zalora.

Ketika Anda memulai berjualan dengan anggaran pemasaran dan sistem yang terbatas, maka pilihan paling tepat adalah melalui media sosial dan Instant Messaging. Ketika produk sudah mulai dikenal dan besar, sebaiknya mulai bermigrasi dengan memiliki website dari merk Anda sendiri.

Akan sangat berat bagi Anda bila memiliki anggaran terbatas namun langsung membangun website sendiri, kecuali bila Anda memiliki kemampuan untuk membuatnya sendiri tanpa harus membayar jasa orang lain.

Untuk mempermudah pemetaan kelebihan dan kekurangan masing-masing channel, lihat tabel berikut dengan indikator “rendah” untuk kekurangan, dan “tinggi” untuk kelebihan.

Instant Messenger Media Sosial Website sendiri
Skalabilitas Rendah

Sedang

Tinggi

Kecepatan Tinggi

Tinggi

Rendah

List building Sedang

Sedang

Rendah

Manajemen Stok Rendah

Rendah

Tinggi

Promosi & Marketing Tinggi

Tinggi

Rendah

    

 

Baca juga: Biaya Membuat Bisnis Online

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×