Bagaimana Bertahan Setelah Anggota Keluarga Meninggal


Ketika seseorang meninggal dunia, berbagai pengaturan dan pengambilan keputusan harus segera dilakukan oleh pihak keluarga, di samping berduka karena kehilangan orang yang dicintai.

Sambil berusaha untuk melanjutkan hidup, berikut ini langkah-langkah yang perlu Anda ambil secepatnya.

Segera Urus Akta Kematian

Surat Kematian ini ibarat "kunci". Anda memerlukannya untuk mendapatkan akses mengurus rekening bank, asuransi dan investasi milik almarhum. Tanpa surat yang satu ini, mustahil untuk menutup atau mengurus rekening dan harta yang ditinggalkan.

Untuk mendapatkan Akta Kematian ini, Anda perlu mendapatkan Surat Keterangan Kematian dari Rumah Sakit atau Puskesmas, serta Surat Keterangan Kematian dari Lurah setempat. Setelah itu, siapkan surat-surat pendukung seperti Kartu Keluarga (KK), KTP, Akta Kelahiran dan Akta Pernikahan jika almarhum sudah menikah.

Bawa surat asli berikut fotokopinya ke Suku Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Sudin Dukcapil). Anda akan diminta untuk mengisi formulir Pelaporan Kematian dan Permohonan Akta. Kemudian, Suku Dinas akan melakukan verifikasi terlebih dahulu sebelum menerbitkan Akta Kematian.

Biayanya? Rp 0.

Mengingat Akta Kematian akan banyak diminta oleh institusi terkait, segera fotokopi dan legalisir Akta Kematian tersebut. Siapkan minimal 10 lembar fotokopi dan simpan aslinya.

Menutup Akun yang Tidak Perlu

Jika anggota keluarga yang meninggal memiliki rekening bank, Anda perlu melengkapi beberapa dokumen untuk bisa mencairkan saldo atau menutup rekeningnya:

  • Fotokopi KTP almarhum dan seluruh ahli waris
  • Fotokopi Akta Kematian
  • Buku asli tabungan atau sertifikat deposito
  • Fotokopi KK
  • Surat Keterangan Ahli Waris yang disahkan Lurah dan Camat
  • Surat Kuasa pencairan dana dari ahli waris kepada salah satu penerima waris apabila seluruh ahli waris tidak bersedia datang.

Cek keanggotaan yang pernah dibuat almarhum, terutama jika keanggotaan tersebut mendebet dana langsung dari akun tabungan. Keanggotaan ini bisa saja berupa klub, gym, dan lainnya.

Selain keanggotaan, periksa juga tagihan ponsel, biaya premi asuransi dan kartu kredit. Biasanya ketiga hal tersebut dipotong langsung dari rekening tabungan. Sebelum sejumlah dana ditarik dan tak bisa dinikmati manfaatnya, segera tutup akunnya.

Cek Keberadaan Asuransi

Untuk yang satu ini, ada uang pertanggungan yang dibayarkan jika pemegang polis meninggal dunia. Uang pertanggungan tersebut akan diberikan kepada ahli waris yang sudah dicatatkan namanya sejak pendaftaran pembuatan akun.

Ini penting karena klaim asuransi biasanya akan dibayarkan langsung, sehingga bisa menjadi sumber dana sementara rekening bank orang tersebut tidak dapat diakses.

[Baca: 6 Checklist Sebelum Beli Asuransi Jiwa]

Ada Aset? Segera Hubungi Notaris!

Segera cek apakah almarhum meninggalkan wasiat sebelum pihak yang tidak bertanggungjawab memanfaatkan aset yang ditinggalkan tanpa sepengetahuan Anda. Berhubung surat ini juga dapat bertindak sebagai “surat kuasa”, maka bantuan notaris sangat diperlukan.

Asisten Notaris Asima Rohana mengatakan, “Notaris akan mengeluarkan salinan akta keterangan waris yang dapat digunakan untuk mengurus aset-aset, seperti mencairkan tabungan di bank atau balik nama sertifikat rumah.”

Apabila tidak ada wasiat, maka pembagian akan mengacu pada undang-undang yang berlaku. “Jika yang bersangkutan sudah menikah, maka hartanya akan dibagi setengah untuk istri/suami yang masih hidup dan sisa setengahnya untuk suami/istri dan anak-anak,” paparnya lagi.

Asima menambahkan jika untuk surat keterangan waris ini bisa dibuat oleh lurah atau camat setempat.

Periksa Sisa Utang dan Tanggung Jawab Lain

Setelah berpulangnya almarhum, jangan sampai tanggung jawab yang masih harus dipenuhi menjadi terbengkalai. Bisa saja hal tersebut menjadi masalah besar untuk Anda dan keluarga nantinya.

Kalau ia memiliki utang yang belum terbayarkan, ada kemungkinan ada bunga yang terus membengkak. Dengan adanya akta kematian dan surat keterangan waris, tentunya para anggota keluarga bisa mudah mengecek data-data pribadi almarhum.

Baca juga: Tiga Hal yang Harus Diketahui Tentang Warisan

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×