​5 Bisnis Online yang Belum Ada Lima Tahun Lalu


Sulit rasanya membayangkan sehari tanpa Google, Facebook, Twitter – apalagi jika seumur hidup. Meski demikian, perusahaan-perusahaan tersebut sebenarnya baru dimulai kurang dari 20 tahun yang lalu.

Perubahan inovasi terjadi semakin cepat, sehingga kita tidak perlu menunggu 10 tahun untuk inovasi besar berikutnya. Berikut ini lima bisnis online yang mulai membantu hidup kita sejak lima tahun terakhir ini.


Asisten Virtual

Contoh: YesBossNow, HaloDiana

Bisnis online YesBoss yang dibangun oleh Irzan Raditya ini mampu memberikan siapa saja virtual assistant. Yep, Anda tak perlu menduduki posisi manajerial untuk memiliki seorang personal assistant. Hanya melalui SMS, YesBossNow akan membantu Anda untuk menemukan tiket pesawat, restoran, hingga melayani pemesanan dan reservasi. Permintaan untuk YesBossNow sangat beragam.

Irzan memahami kesibukan orang-orang saat ini. Sebagai lulusan Jerman, ia terbiasa dengan gaya hidup yang serba tepat waktu. YesBossNow hadir dengan misi untuk mengingatkan bahwa tak hanya uang yang begitu berarti, tapi juga waktu.

“Kami percaya bahwa your time matters,” tutur Irzan. “Jadi dengan adanya virtual assistant, orang dapat mengalokasikan waktunya untuk hal lain, seperti menghabiskan waktu bersama keluarga.”


Asisten Belanja Pribadi

Contoh: HappyFresh

Terkadang Anda terlalu capek untuk berbelanja kebutuhan sehari-hari sepulang kerja atau malas bepergian di akhir pekan karena supermarket selalu ramai.

HappyFresh bekerjasama dengan Farmers Market dan Ranch Market sebagai penyedia barang-barang yang akan dijual kepada Anda sebagai konsumen. Anda hanya tinggal memesan berbagai keperluan tersebut dengan beberapa klik saja. Dalam hitungan satu jam, HappyFresh akan tiba di rumah Anda dengan hasil belanjaan. Sama seperti punya personal shopper, kan?

Menariknya, jika Anda ingin belanjaan tersebut diantarkan ke rumah tapi tidak ada orang di rumah, Anda bisa meninggalkan catatan di pintu rumah. Pihak HappyFresh mengemasnya secara khusus, sehingga belanjaan Anda tetap aman dan segar ketika Anda pulang. Anda juga diberi keleluasaan melihat status pesanan secara online.

Apartemen Liburan atau Penyewaan Rumah Pribadi

Contoh: Wimdu

Kita bisa tinggal di sebuah hotel atau resort, tapi bagaimana kalau tinggal di rumah orang lain? Selain lebih hemat, hal ini juga memberi Anda bayangan tentang bagaimana penduduk di suatu tempat tinggal.

Ini yang dilakukan dua pecinta traveling, Arne Bleckwenn dan Hinrich Dreiling, yang akhirnya mendirikan Wimdu di tahun 2011. Situs ini bekerja dengan mempertemukan para pemilik akomodasi yang dapat disewakan dengan harga sangat terjangkau.

Didirikan di Jerman, Wimdu kini telah berkembang di 150 negara dan memiliki lebih dari 300.000 listing properti yang disewakan.


Layanan Antar Peer-to-Peer

Contoh: BisTip

Ingin membeli sesuatu dari luar negeri? Situs ini bisa menghubungkan Anda dengan seorang traveler yang memang pergi ke negara tersebut.

BisTip merupakan singkatan dari “Bisa Titip”. Situs ini berisi jadwal-jadwal para traveler beserta kota tujuan mereka. Setelah menemukan traveler yang pas, Anda sebagai calon pembeli dapat saling kontak untuk negosiasi.

Setelah itu, Anda bisa mentransfer ongkosnya ke sistem BisTip SafePay sehingga BisTip.com dan traveler bisatahu bahwa pelanggannya memang terbukti memiliki uang untuk membayar produk yang dititip. Sesudah titipan diberikan kepada pelanggan, traveler dapat mengklaim uang tersebut.

Menarik dan sangat membantu, bukan?


Supir Pribadi Sesuai Kebutuhan

Contoh: Uber, GrabCar

Ingin pergi ke sebuah lokasi tapi tidak bisa menemukan taxi? Atau, Anda punya mobil yang tidak begitu dimanfaatkan dan ingin dapat penghasilan tambahan?

Platform berbasis transportasi seperti Uber dan GrabTaxi ini menghubungkan antar dua pihak ini, yakni pengemudi mobil pribadi dan penumpang.

Uber membantu Anda untuk tidak perlu berdiri mengantri taksi berlama-lama. Dengan menggunakan aplikasinya, calon penumpang bisa mendeteksi posisi si pengemudi atau pun posisi mobilnya secara real-time. “Uber memberikan kepastian kepada penggunanya yang dapat dilihat di aplikasi Uber tersebut. Mulai dari nama, nomor telepon pengemudi sampai jenis mobil dan plat nomor,” kata Anggun Pradistha, Community Manager Uber Indonesia.

Layanan serupa juga ditawarkan oleh aplikasi pemesanan taxi, GrabTaxi, dan diberi nama GrabCar. Perusahaan Malaysia ini bekerja sama dengan beberapa perusahaan penyewaan mobil untuk memberikan layanan tersebut.

Baca juga: Biaya Membuat Bisnis Online

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×