Cara Mudah Menabung dengan Auto Debit (dalam Beberapa Menit!)


Jika mau jujur, pasti ada masa-masa dimana kita merasa kesulitan untuk menabung. Pernahkah Anda berusaha menyisihkan sejumlah dana, namun akhirnya dana tersebut kembali terpakai?

Untuk mencegah hal tersebut, salah satu cara yang bisa Anda lakukan adalah dengan mengatur automatic debit dari tabungan Anda. Simak beberapa cara yang bisa kita lakukan untuk memudahkan diri menabung secara rutin.

Transfer Berkala Antar Rekening

Salah satu cara termudah untuk menabung adalah dengan memisahkan antara rekening belanja dan rekening tabungan. Untuk memastikan Anda menabung secara rutin, coba gunakan fitur transfer berkala yang bisa secara otomatis mentransfer uang dari rekening utama – yang seringkali jadi rekening belanja Anda – ke rekening tabungan tersebut.

Bank Central Asia (BCA) adalah salah satu bank yang memiliki fitur ini. Anda bahkan tidak perlu mengunjungi teller bank untuk menyetor uang, karena Anda bisa mengatur nominal transfer, jangka waktu, hingga tanggal transfer berkala lewat internet banking.

Menurut Ifa, 21, cara menabung ini lebih praktis dibandingkan menyetor sendiri ke teller, namun kurang efektif jika nasabah tidak disiplin. Untuk memperkuat niat menabung, Anda bisa meminta bank untuk tidak memberikan kartu ATM, atau tinggalkan kartu tersebut secara permanen di rumah.

Untuk mengaktifkan fitur transfer berkala melalui internet banking BCA, lakukan langkah-langkah berikut:

1. Login ke klikbca.com lalu masukkan user ID dan PIN internet banking Anda.

2. Pilih “Transfer Dana” di menu sebelah kiri.

3. Daftarkan rekening tujuan Anda dengan klik “Daftar Rekening Tujuan”.

4. Setelah rekening tujuan telah terdaftar, Anda dapat menentukan rekening tujuan transfer dari pilihan daftar transfer yang tersedia. Masukkan jumlah uang yang ingin Anda transfer, berita dan lanjutkan dengan KeyBCA Anda.

5. Untuk melakukan transfer secara rutin, scroll layar ke bagian “Jenis Transfer” lalu pilih “Transfer Berkala”. Untuk transfer bulanan, pilih “Setiap Tanggal” dan isi tanggal transfer yang Anda inginkan. Anda juga dapat memilih “Setiap” berapa hari, misalnya setiap 30 hari. Jangan lupa pula masukkan tanggal berakhir. Misalkan Anda ingin transfer berkala untuk satu tahun ke depan, maka isi tanggal berakhir tahun depan.

Tabungan Berjangka

Tidak hanya BCA yang menyediakan layanan semacam ini. Di Bank Mandiri, terdapat Mandiri Tabungan Rencana yang memungkinkan Anda untuk menabung secara rutin dalam jangka waktu tertentu, melalui fasiltas auto debet (auto debit). Tiap bulan akan ada dana yang secara otomatis ditarik dari rekening utama Anda ke rekening Tabungan Rencana, sehingga Anda seolah-olah “dipaksa” untuk menabung secara rutin.

Langkah-langkah untuk membuka Mandiri Tabungan Rencana adalah:
1. Bawa KTP dan kartu ATM Mandiri ke cabang Bank Mandiri terdekat
2. Datang ke Customer Service dan minta formulir pembukaan rekening Mandiri Tabungan Rencana
3. Isi formulir tersebut dan tuliskan jumlah nominal setoran per bulan, jangka waktu tabungan, serta tanggal pendebetan per bulan. Anda juga akan diminta mengisi surat kuasa pendebetan otomatis oleh bank.

Mandiri Tabungan Rencana memiliki jangka waktu dari 12 bulan hingga 20 tahun dengan jumlah setoran rutin minimal Rp 100.000 per bulan.

Rina, 21, berkata kalau ia memiliki dua rekening di dua bank berbeda guna memisahkan antara rekening pengeluaran dan tabungannya. Untuk mengurangi kecenderungan memakai uang di dalam rekening Bank Mandiri miliknya, Rina membuka “Mandiri Tabungan Rencana” dengan jangka waktu 2 tahun – dimana rekeningnya akan otomatis kena debet setiap tanggal 6 hingga dua tahun ke depan.

“Daripada buka rekening baru buat nabung dan nantinya nggak terpakai dan terus-terusan kena biaya administrasi, mending bikin Tabungan Rencana aja. Soalnya nggak ada biaya yang dikenakan ke nasabah,” jelas Rina.

Selain itu, Bank Mandiri menawarkan suku bunga kompetitif bagi para nasabah Mandiri Tabungan Rencana dengan besaran 0,5% hingga 1,25% ditambah Suku Bunga Mandiri Tabungan Tertinggi (SBMT). Jadi, jika suku bunga tertinggi untuk tabungan Mandiri adalah 2%, maka suku bunga yang ditawarkan Bank Mandiri untuk Nasabah Mandiri Tabungan Rencana bisa mencapai hingga 3,25% – untuk masa tenor 15 tahun atau lebih.

Pihak bank akan mengenakan biaya penalti Rp 5000 setiap kali terjadi gagal auto debet. Jika terjadi tiga kali gagal auto debet, maka rekening Tabungan Rencana tersebut akan ditutup dan uang tabungan nasabah akan dikembalikan ke rekening utama nasabah setelah dipotong denda sebesar Rp 150.000.

Mandiri Tabungan Rencana hanya bisa melakukan auto debet dari rekening Mandiri Tabungan saja. Oleh karena itu, jika Anda ingin menambah saldo Tabungan Rencana Anda di luar jadwal auto debet, Anda bisa mentransfer uang dari rekening bank lain ke rekening Mandiri Tabungan Rencana layaknya transfer uang antar bank.

Baca juga: 5 Alasan Orang Tidak Mengikuti Anggaran

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×