Layanan Streaming Netflix: Pengganti atau Tambahan untuk TV Kabel?


Seperti sebuah spesies baru, Netflix hadir di Indonesia untuk memberikan layanan streaming yang secara tidak langsung akan bersaing dengan hiburan TV streaming, TV online, atau bahkan TV kabel.

Perusahaan penyedia layanan streaming on-demand asal Amerika Serikat ini awal Januari lalu mengumumkan ekspansi globalnya ke 130 negara, termasuk Indonesia. Netflix adalah penyedia media hiburan yang memungkinkan pelanggannya menonton ribuan video berupa film, serial TV, dan special show, melalui jaringan internet tanpa harus mengikuti jadwal tayang, atau pun membeli perangkat ekstra.

Target Konsumen Netflix

“Aku suka banget nonton serial TV, karena ini hiburan murah meriah di akhir minggu. Jadi, biasanya aku beli DVD (bajakan) seharga Rp 7000 di dekat rumah,” kata Rina, yang tidak terlalu memerdulikan fakta bahwa keping-keping DVD palsu yang dijual tersebut tidak memiliki kualitas gambar bagus, dan tidak akan awet disimpan sebagai koleksi.

[Baca: Tips Mengatur Uang Saat Weekend]

Minat terhadap layanan film semacam ini memang cukup tinggi di Indonesia, terbukti dengan maraknya penjual DVD bajakan di tempat-tempat umum. Namun, seiring dengan kemudahan teknologi dan keterbatasan akses serta ruang penyimpanan untuk produk tersebut, banyak orang mulai mencari alternatif untuk menikmati hiburan kapan saja dan di mana saja. Mereka menggunakan tablet dan smartphone untuk menonton video YouTube atau film dari TV streaming app semacam Viki, Mivo TV, dan sebagainya.

Target market inilah yang sepertinya ingin dibidik Netflix, didukung oleh data statistik yang menunjukkan bahwa jumlah pengguna internet Indonesia mencapai sekitar 80 juta. Nah, apakah Anda termasuk salah satu yang ingin mencoba layanan TV streaming seperti ini?

Ada beberapa hal yang perlu Anda pertimbangkan sebelum memutuskan untuk berlangganan Netflix:

  1. Harga berlangganan Netflix mulai dari Rp 109.000- Rp 169.000, belum termasuk biaya internet. Masukkan biaya tersebut ke dalam anggaran hiburan atau “bersenang-senang” setiap bulan. Pastikan total pos pengeluaran ini tidak melebihi 30% penghasilan Anda.
  2. Layanan TV streaming mirip seperti penyewaan DVD digital, artinya Anda tidak bisa mengunduh (download) film dan menontonnya secara offline. Koleksi film Netflix diperbarui dari waktu ke waktu, sehingga Anda tidak bisa yakin bahwa film yang tersedia saat ini akan selalu ada untuk ditonton lagi di waktu-waktu mendatang.
  3. Netflix menyediakan konten berbeda-beda di tiap negara (geo-restricted content), jadi Anda tidak bisa mengharapkan semua serial TV yang dirilis di Amerika Serikat bisa disaksikan di Indonesia – kecuali Anda mengakalinya dengan virtual private network (VPN) atau semacamnya. Sebaliknya, ada kemungkinan penonton di Asia akan memiliki lebih banyak pilihan K-drama, J-drama atau serial TV Asia dibandingkan benua lain, jika ada permintaan pasar.
  4. Pengalaman nonton film Netflix baru akan terasa maksimal jika Anda memiliki HDTV, Smart TV, atau minimal TV HD ready berikut salah satu perangkat yang yang bisa terhubung ke HDMI port, misalnya komputer, laptop, tablet, atau smartphone. Jika Anda masih harus membeli HDTV atau tablet, ini berarti pengeluaran ekstra. Contoh Smart TV beserta perkiraan harganya bisa dilihat di sini.

Perkiraan Konsumsi Data Internet dan Biayanya

Berhubung tayangan Netflix bisa disaksikan secara mudah hampir di semua laptop, tablet, game console, dan smartphone, Anda tentu akan tergoda untuk mengakses video streaming melalui app pada mobile device yang Anda miliki, misalnya saat terjebak macet di jalan, atau menunggu antrian.

Sebelum Anda terkejut karena biaya paket internet Anda membengkak, berikut perkiraan konsumsi data internet menurut Netflix:

  • Film dengan kualitas di bawah Standard-Definition (SD) menghabiskan 300MB per jam
  • Film dengan kualitas SD menghabiskan sekitar 700MB hingga 1GB per jam
  • Film dengan kualitas High-Definition (HD) bisa memakan sekitar 3GB per jam
  • Film dengan kualitas Ultra HD memakan sekitar 7GB per jam

Menurut perhitungan kasar LiveOlive, jika Anda menonton Netflix 2 jam seminggu saja menggunakan paket internet kuota (volume-based) dari operator GSM, Anda membutuhkan sekitar 5,6-8GB per bulan. Berdasarkan perbandingan harga paket internet dari Simpati, XL, Indosat Ooredoo, dan Smartfren, Anda harus menyiapkan dana sekitar Rp 120.000-Rp 228.000 untuk memperoleh kuota sejumlah itu.

Dengan pertimbangan di atas, lebih baik hindari keinginan mengakses Netflix dengan menggunakan paket internet mobile Anda, sekalipun Anda sudah memiliki paket internet unlimited. TV streaming hanya akan menghabiskan batas pemakaian wajar (FUP) yang ditetapkan operator GSM, dan setelah itu kecepatan internet mobile akan turun drastis, sehingga Anda akan kehilangan kesabaran – bahkan saat membuka email atau menggunakan aplikasi GPS.

Melihat besarnya konsumsi data yang dibutuhkan, kami sarankan untuk mengakses aplikasi Netflix dengan menggunakan internet kabel yang menawarkan kuota unlimited, dengan kecepatan minimal 5 Mbps. Anda bisa membandingkan sendiri kecepatan internet operator GSM dan internet kabel Anda, misalnya dengan melakukan tes kecepatan melalui aplikasi Speedtest untuk iOS dan Android. Harga paket internet broadband bisa didapat dengan harga mulai sekitar Rp 260.000, contohnya seperti yang ditawarkan provider internet baru asal Singapura, MyRepublic.

Netflix vs. TV Kabel

Sebelum layanan streaming dikenal oleh masyarakat, cara terpraktis untuk mengakses acara TV dan film box office ialah dengan berlangganan TV kabel. Penyedia layanan televisi berbayar pun kian bertambah dan berlomba-lomba menarik calon pelanggan, sehingga otomatis harga yang ditawarkan pun jadi semakin terjangkau.

Harga paket yang ditawarkan sepenuhnya tergantung pilihan Anda, namun ada baiknya memilih provider yang sudah memiliki layanan konsumen memadai, karena begitu Anda berlangganan TV kabel, Anda harus mempertahankannya selama satu tahun jika ingin bebas penalti.

Big TV menyediakan pilihan 170 channel, sehingga terbanyak di antara provider TV kabel yang lain. Indovision merupakan pemain lama di industri ini, sehingga memiliki kualitas jaringan yang stabil dan customer service yang baik. Bagi para penggila olahraga, terutama sepakbola, maka Orange TV bisa menjadi pilihan, karena memiliki channel sepak bola paling lengkap dari semua provider TV kabel di Indonesia.

Tabel Harga Paket TV Kabel di Indonesia*

    

 
Penyedia TV Kabel Akses Kualitas Tampilan Layar Harga
Indovision TV + 1 perangkat mobile SD, HD TV, PC, Laptop, Tablet Rp 169rb - Rp 269rb
First Media TV + 1 perangkat mobile SD, HD TV, PC, Laptop, Tablet Rp 279rb - Rp 709rb
Orange TV TV + 1 perangkat mobile SD TV, PC, Laptop, Tablet Rp 99rb - Rp 319rb
Big TV TV SD, HD TV Rp 128rb - Rp 353rb
Nexmedia TV SD, HD TV Rp 95rb - Rp 170rb

Saat ini hampir semua penyedia layanan TV kabel menawarkan paket bundling dengan internet. Tak hanya itu, beberapa service provider juga menjawab keinginan pasar dengan memberikan fitur-fitur tambahan seperti kemampuan recording, rewind, pause and play, atau akses untuk menonton acara TV melalui perangkat mobile, misalnya First Media GO atau Indovision Anywhere.

[Baca: Perbandingan harga paket internet broadband dan TV kabel]

"Aku belum merasa perlu berlangganan Netflix, karena sekarang juga sudah bisa nonton video YouTube atau browsing internet di TV lewat layanan TV kabel di rumah," tukas Alex, seorang pelanggan paket internet bundling First Media.

Mari kita lihat kelebihan dan kekurangan TV kabel serta layanan TV streaming on-demand (Netflix):

Perbandingan TV kabel dan Netflix*

    

 

Kualitas Jenis hiburan Jangkauan Harga
TV kabel SD, HD Siaran langsung, berita, film (dengan iklan). Tersedia subtitle Bahasa Indonesia. Sesuai area, tidak butuh internet Rp 95rb- Rp 709rb (langganan minimal setahun)
Netflix SD, HD, Ultra HD Serial TV, film box office, film original Netflix (tanpa iklan). Belum tersedia subtitle Bahasa Indonesia. Di mana saja, butuh internet Rp 109rb- Rp 169rb (langganan bisa daftar dan berhenti kapan saja)

*Harga adalah benar pada saat artikel ditulis dan bisa berubah sewaktu-waktu sesuai kebijakan penyedia layanan.

[Baca: Perbandingan Harga Paket Internet Broadband dan TV Kabel]

  1 of 2  

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×