Perbandingan Gaji Pria dan Wanita: Apakah Sudah Setara?


Sejarah menunjukkan beberapa fase dalam perkembangan kemajuan wanita. Dari perjuangan mendapatkan pendidikan, karir, hingga perlakuan sama di dalam masyarakat – wanita seakan dituntut untuk terus “mengejar” lawan jenisnya yang sudah lebih dulu memperoleh hak-hak mereka.

Menurut beberapa penelitian global, secara rata-rata wanita memperoleh gaji 24% lebih kecil daripada pria. Untuk lebih memudahkan pengertian kita akan buruknya kesenjangan gaji tersebut, jika perempuan A dan pria B memiliki kualifikasi serta menduduki posisi yang sama dalam sebuah perusahaan, pria B menerima gaji sebesar Rp 4 juta per bulan, sementara perempuan A hanya menerima gaji Rp 3.040.000 per bulan. Dalam setahun, pria B akan memperoleh Rp 48 juta, sementara perempuan A memperoleh kurang dari Rp 36,5 juta setahun. Ini setara dengan jumlah 3 bulan gaji pria B!

Penyebab Kesenjangan Penghasilan

Jika menilik norma sosial yang wajar, terutama di Asia, wanita dan anak-anak menjadi tanggungan pria, sehingga pria dianggap lebih layak untuk menerima gaji lebih tinggi dibandingkan wanita yang bekerja. Menurut hasil survei yang dirilis situs pembanding gaji Qerja.com bulan Februari lalu, perbedaan penghasilan pria lajang dengan pria menikah di Indonesia mencapai 64%.

Namun, pada kenyataannya jumlah wanita yang menafkahi keluarga juga semakin meningkat. Dari data Institute for Women’s Policy Research (IWPR) tahun 2014, diperkirakan 4 dari 10 keluarga memiliki sosok wanita sebagai pencari nafkah utama (breadwinner).

Seperti dilaporkan oleh Gajimu.com, perbedaan upah bisa disebabkan oleh berbagi hal, diantaranya anggapan bahwa kualifikasi kerja pria lebih tinggi dibanding wanita, atau wanita tidak membutuhkan fasilitas tambahan karena bukan pencari nafkah. Selain itu, pria cenderung memiliki jam kerja lebih panjang dan mencoba untuk menghindari cuti panjang, sementara wanita memiliki cuti hamil – dimana ia tidak bekerja namun tetap menerima gaji.

Kesenjangan Gaji Wanita dan Pria di Indonesia

Menurut hasil survei Qerja, secara umum, gaji pria 34% lebih besar dibandingkan gaji wanita di Indonesia. Selain itu, jumlah manajer pria di berbagai industri juga lebih tinggi daripada manajer wanita.

“Dari 5.503 responden, hanya ada 555 atau sekitar 10% manajer wanita,” demikian menurut data perusahaan tersebut.

Jika mengambil contoh dari lima industri yang paling diminati, yakni Bank dan Layanan Keuangan, Jasa Konsultan dan Hukum, Media, Pertambangan, serta Ritel, semuanya menghargai karyawan pria lebih tinggi dari wanita.

Perbedaan Gaji Manajer Pria dan Wanita di
5 Industri Populer*

Industri Wanita Pria
Rata-rata Gaji Wanita Kisaran Gaji Wanita Rata-rata Gaji Pria Kisaran Gaji Pria
Bank dan Layanan Keuangan
Rp 9,9 juta/ bulan
Rp 5 juta- Rp 14 juta/ bulan
Rp 12 juta/ bulan Rp 7 juta- Rp 15 juta/ bulan
Jasa Konsultan, Riset dan Hukum
Rp 15 juta/ bulan
Rp 6,4 juta- Rp 22 juta/ bulan Rp 21 juta/ bulan Rp 11 juta- Rp 25 juta/ bulan
Ritel dan Perdagangan Grosir
Rp 9,4 juta/ bulan Rp 4,9 juta- Rp 14 juta/ bulan Rp 11 juta/ bulan Rp 6 juta- Rp 15 juta/ bulan
Pertambangan, Minyak dan Gas Rp 21 juta/ bulan Rp 10 juta- Rp 21 juta/ bulan Rp 24 juta/ bulan Rp 13 juta- Rp 30 juta/ bulan
Media, Hiburan dan Periklanan Rp 8,7 juta/ bulan Rp 4,2 juta- Rp 11 juta/ bulan Rp 11 juta/ bulan Rp 7 juta- Rp 14 juta/ bulan

*Berdasarkan hasil wawancara dan survei Qerja.com tahun 2016. Gaji di lapangan bisa lebih tinggi atau lebih rendah dari perkiraan di atas.

  1 of 2  

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×