3 Jenis Asuransi Penting untuk Anak


Perlindungan asuransi perlu diperhitungkan sebagai salah satu poin penting dalam perencanaan hidup si kecil.

Persiapan yang matang sejak awal bisa memudahkan Anda secara jangka panjang. Hal ini makin mudah dilakukan, karena kini berbagai produk asuransi memungkinkan bayi berusia beberapa hari untuk mendapatkan perlindungan asuransi – baik untuk perlindungan kesehatan, pendidikan, hingga jiwa.

Perlindungan Kelahiran

Sejak usia kandungan 20 minggu, Anda bisa mendaftarkan diri untuk mendapatkan polis asuransi yang dapat melindungi bayi sedini mungkin. Salah satu produk asuransi yang sudah dikenal adalah “PRUmy Child” dari Prudential.

“Produk ini bisa meng- cover bayi bahkan dari usia sebelum 15 hari. Sebelum si bayi lahir, manfaatnya akan fokus kepada kehamilan si ibu,” kata Asri Retna, salah satu staf trainer dari Prudential Indonesia.

Asuransi ini menjawab kebutuhan konsumen akan dukungan finansial bagi ibu hamil agar mampu mendapatkan perawatan medis yang baik untuk bayinya. Manfaat yang diberikan mencakup pertanggungan jiwa atas ibu dan calon bayi di masa kehamilan, biaya perawatan seandainya terjadi komplikasi kehamilan, kelainan bawaan pada anak, hingga hal-hal yang tidak diinginkan lainnya – cacat tetap atau meninggal dunia.

Asri menjelaskan bahwa setelah di bayi lahir, manfaat asuransi “PRUmy Child” akan berpindah dari ibu ke anak, berupa asuransi jiwa dan investasi yang berlaku sampai si anak yang telah menjadi pemegang polis berusia 99 tahun.

Biaya: mulai dari Rp 400.000 per bulan.

Perlindungan Kesehatan

Anda bisa memperoleh asuransi kesehatan dengan membeli produk asuransi tambahan alias rider, misalnya yang tersedia bagi pemegang polis PRUmy Child yang disebutkan di atas.

Salah satu produk asuransi tambahan yang tersedia, antara lain “PRUhospital and surgical cover” yang berguna untuk menutup biaya rawat inap dan rawat jalan, atau “PRUjuvenile crisis cover” yang melindungi bayi dari 32 macam penyakit kritis sejak 30 hari ia dilahirkan.

Contoh lain adalah produk asuransi tambahan Sun Life berupa Hospital Income and Surgical Rider yang bisa memberikan santunan harian rawat inap, ICU, pembedahan, dan sebagainya.

Biaya: mulai dari Rp 400.000 per bulan.

Persiapan Pendidikan

Besarnya biaya pendidikan berkualitas tentunya tidak bisa dianggap remeh. Oleh karena itu, asuransi pendidikan bisa membantu para orang tua mempersiapkan dana tersebut sejak awal.

Setiap asuransi memiliki target yang berbeda. Ada yang dikhususkan untuk kuliah saja, atau pendidikan 9 tahun. Intinya, Anda bisa memulai mendaftarkan asuransi dari mulai anak berusia 0 tahun.

Asuransi pendidikan ada juga yang bernilai investasi. Anda bisa menghubungi perusahaan asuransi pilihan Anda, karena mayoritas perusahaan asuransi besar di Indonesia menawarkan produk ini.

Misalnya saja “Asuransi Mandiri Sejahtera Cerdas” yang ditawarkan AXA Mandiri dengan pilihan dana investasi sesuai profil risiko Anda. Atau, “PRU Edu Protection” yang mencairkan dana saat anak mulai masuk kuliah atau berusia 18 tahun.

“Kalau terjadi risiko kepada orang tuanya, bisa ada benefit seperti uang bulanan untuk si anak dan dibebaskan dari biaya premi,” jelas Asri.

Bagi orang tua yang ingin menyekolahkan anak ke luar negeri, asuransi unit link berbasis mata uang USD juga bisa menjadi pilihan. Misalnya, “Asuransi Invest Link” dari Chubb Life – dulu bernama Ace Life.

“Ada banyak sekali produk asuransi yang bisa diambil sesuai kemauan. (Asuransi pendidikan) bisa digabungkan dengan manfaat kesehatan atau investasi atau keduanya,” kata Emil, salah seorang agen Chubb Life.

Biaya mulai dari Rp 210.000 per bulan.

  1 of 2  

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×