5 Sumber Pemborosan Uang yang Sering Tidak Disadari


4. Online shopping

Meski sebagian orang Indonesia masih tidak yakin akan keamanan online shopping, lebih banyak orang yang rela menghabiskan uang dan waktunya untuk memilih-milih barang secara online.

“Bahayanya kalau belanja online, kita nggak menenteng barangnya secara fisik atau mengeluarkan uang dari dompet, sehingga secara psikologis kita tidak merasa sudah mengeluarkan uang,” tukas Sanny, seorang karyawan swasta yang mengaku bisa menghabiskan jutaan rupiah untuk belanja online setiap bulannya.

Barang-barang yang ia beli kebanyakan hasil iming-iming “promo” atau diskon di toko online, dan bukan merupakan sesuatu yang penting.

Uniknya, minggu-minggu “rawan” untuk belanja online bukanlah di awal bulan – saat baru menerima gaji, melainkan di akhir bulan menjelang waktu gajian. Alasannya, tagihan kartu kredit bulan tersebut sudah di tangan dan kita merasa sudah cukup hemat sepanjang bulan.

Saat ingin membeli suatu barang, selalu tanyakan diri sendiri apakah Anda membutuhkan barang tersebut sekarang atau tidak.

5. Membeli sedikit-sedikit

Salah satu pemborosan yang sering tidak disadari saat berbelanja ialah membeli barang-barang kebutuhan rutin dalam kemasan kecil. Para ibu rumah tangga mungkin lebih memperhatikan hal ini, sehingga cenderung membeli barang keperluan rumah tangga dalam jumlah besar dan mencari kemasan isi ulang.

Untuk produk-produk seperti pasta gigi, sabun mandi, pembersih lantai, detergen, shampoo, tissue dan sejenisnya, tidak ada salahnya Anda membeli sekaligus dalam jumlah besar, karena harganya bisa lebih hemat hingga 30%. Apalagi, jika produk tersebut sedang dijual dalam masa promosi.

Oleh karena itu, komunikasikan juga hal ini kepada orang yang sering menggantikan Anda pergi berbelanja, misalnya suami, anak atau asisten rumah tangga. Selain harganya lebih murah, Anda juga menghemat tenaga dan bahan bakar untuk mengangkut barang-barang tersebut berulang-ulang, kan?

Baca juga: Pengetahuan Seputar Uang yang Sering Disalahartikan Orang

  2 of 2  

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×