5 Langkah untuk Mengecek Keuangan Bulanan


4.Kalkulasikan budget tetap

Buat sebagian orang, mencatat setiap item pengeluaran bisa membantu pengaturan keuangan. Tapi masalahnya, nggak semua orang bisa ingat mencatat setiap rupiah pengeluarannya bahkan dengan berbagai aplikasi yang tersedia di gadget. Maka dari itu, membuat budget pengeluaran tetap akan membuatnya terasa lebih mudah.

Bagaimana cara kerjanya?

Step 1:

Catat pendapatan bulanan. Kalau kamu pekerja lepas atau pendapatanmu tidak tetap, maka tulislah rata-rata pendapatan bulananmu dari beberapa bulan belakangan atau estimasi yang terbaik.

Step 2:

Kurangi pendapatanmu dengan poin-poin berikut:

  • Pembayaran dan tagihan bulanan (dari poin 1)
  • Jumlah tujuan keuangan (dari poin 2)
  • Pengeluaran dasar lainnya (transport, belanja bulanan, pendidikan)

Step 3: 

Jumlahkan yang tersisa (pendapatan– tagihan+ tujuan) lalu dibagi 4 (atau jumlah minggu di bulan tersebut)

Angka yang didapat ini adalah budget yang bisa kamu gunakan tiap minggu untuk pengeluaran lain-lain seperti makan di luar, belanja, serta aktivitas lainnya.

Contoh: 

Pendapatan                   Rp 5.000.000

Tagihan reguler            - Rp 1.500.000

Tujuan keuangan          - Rp 1.000.000

Pengeluaran dasar lain - Rp 1.000.000

                                        --------------------

Sisa                                  Rp 1.500.000

Rp 1.500.000 / 4 minggu = Rp 375.000

Angka Rp375.000 ini adalah budget pengeluaran tetap yang bisa kamu gunakan tiap minggu untuk hal-hal lain atau bersenang-senang.

Cara ini tentunya lebih mudah daripada harus mencatat tiap pengeluaran atau mengingat proporsi angka yang bisa kamu gunakan untuk bersenang-senang, kan? Atau bisa juga kamu langsung menarik jumlah uang ini setiap minggu sehingga kamu bisa melihat secara langsung berapa yang kamu miliki (atau tidak dimiliki) sepanjang minggu tersebut.

Bagaimana jika kamu menghabiskan lebih dari budget, misalnya Rp 450.000 di minggu ini?

Nggak masalah. Kamu tinggal menyesuaikan budget di minggu berikutnya jadi budget yang kamu miliki hanya Rp 300.000.

Ini berlaku sebaliknya juga, ya. Kalau kamu berhasil super irit dan hanya menghabiskan Rp 200.000 di minggu ini, maka kamu bisa ‘berfoya-foya’ dengan memiliki budget mingguan sebesar Rp 550.000 minggu depannya. Asik, kan? Karena ide dari cara ini adalah menghindari kehabisan uang di tengah atau akhir minggu.

5.Cek apakah tabunganmu di jalur yang tepat

Ada beberapa cara untuk melakukan ini.

Kalau kamu memiliki target tabungan dengan jumlah tertentu, kamu bisa menggunakan cara ini:
Contoh, kamu sudah menentukan target untuk menabung Rp 20 juta dalam 24 bulan. Saat ini kamu sudah memasuki bulan ke-12 dan seharusnya kamu sudah menabung sebesar Rp 10 juta. Jika kamu belum mencapai angka tersebut, maka kamu harus segera mengejar ketertinggalan. Namun sebaliknya, jika jumlahmu sesuai atau bahkan di atas nilai target maka kamu aman.

Nah, jika kamu tidak tahu berapa sih yang sebenarnya harus kamu miliki, maka kamu bisa mencari tahu lewat MoneyAge

MoneyAge adalah indikator yang bisa mengetahui apakah tabungan atau targetmu sesuai dengan pendapatan, usia dan tahapan usia. 

Jika kondisi keuanganmu lebih rendah daripada usiamu yang sesungguhnya, maka kamu harus menghitung ulang pengeluaran atau mulai memikirkan investasi. Tapi jika ternyata MoneyAge-mu sama dengan usiamu yang sesungguhnya, maka kamu boleh berbangga diri!

MoneyAge bisa kamu dapatkan secara gratis di LiveOlive MoneyCenterKlik link ini untuk memulainya.

Lima poin di atas hanya butuh 5-10 menit dari waktumu setiap bulannya. Jadi, jangan sampai dibuat stres oleh uang, sekarang saatnya kamu yang mengambil alih kendali atas kehidupan keuanganmu!

  2 of 2  

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×