5 Apps yang Mengubah Barang Bekas Menjadi Uang


Sebuah riset dari myfamilyclub membuktikan bahwa setiap perempuan rata-rata memiliki pakaian yang tak terpakai nyaris seharga 18 juta rupiah dalam lemarinya. 

Di riset yang sama juga menunjukkan bahwa menjual pakaian yang masih layak pakai bisa menjadi sumber penghasilan tak terduga. Cukup menggoda, bukan?

Coba buka lemari pakaian Anda. Sortir pakaian di dalamnya menjadi beberapa bagian, misalnya: dipakai lebih dari 5 kali, baru dipakai 1-2 kali, kapan-kapan dipakai (kalau diet berhasil atau kalau modelnya menjadi tren kembali). Lebih banyak di tumpukan yang mana?

Pakaian-pakaian ini tentunya masih dalam kondisi baik, kan? Daripada ditumpuk dalam lemari dan terlupakan, kenapa tidak dimanfaatkan untuk menjadi uang? Kemudian uangnya bisa kita manfaatkan untuk hal lainnya.

Saat ini, dengan mudah kita bisa membeli pakaian second (atau preloved, istilah kerennya) lewat media sosial. Coba lihat di timeline Anda, pasti banyak teman/relasi yang meng-upload barang yang sudah tidak mereka pakai untuk dijual kembali. 

Membeli barang preloved belakangan ini, jadi hal yang biasa. Kalau dulu mungkin agak gengsi, tapi sekarang sih, malah banyak keuntungannya salah satunya adalah karena kita bisa mendapatkan barang yang diinginkan dengan harga miring.

Berjualan barang preloved di media sosial memang menyenangkan. Tapi, belakangan ini banyak tersedia aplikasi-aplikasi untuk berjualan yang bisa diunduh langsung di gadgetmu. Keuntungan berjualan melalui aplikasi antara lain:

  • Meluaskan jangkauan penjualan. Jika kamu berjualan di akun media sosialmu, maka pembeli hanya terbatas pada koneksi yang kamu miliki saja, kan?
  • Tak perlu capek-capek mempromosikan, karena aplikasi-aplikasi ini sudah jor-joran budget promosinya.
  • Tak perlu menulis caption menarik atau menggunakan hashtag sebanyak-banyaknya.
  • Tidak perlu ‘mengotori’ timeline akun media sosial kamu dengan barang dagangan.
  • Terlihat lebih profesional dengan memiliki ‘lapak’ sendiri di aplikasi.
  • Menghindari terjadinya penipuan karena berjualan lewat aplikasi resmi, kebanyakan menggunakan rekening bersama.

Banyaknya keuntungan yang didapat saat berjualan lewat aplikasi khusus, membuat banyak pengembang aplikasi untuk membuat tempat jual beli barang bekas jadi lebih mudah. Ini 5 di antaranya:

TOKOPEDIA

Sejak diluncurkan di tahun 2009, Tokopedia berhasil mencuri perhatian para pengguna internet. Sejak mendapat suntikan dana yang cukup menggiurkan, Tokopedia secara gencar mempromosikan situs dan aplikasinya yang sudah diunduh hingga mencapai angka 50 juta download!

Cara berjualan di Tokopedia juga sangat mudah. As easy as 1-2-3!

1. Login ke tokopedia, jika belum punya silahkan daftar di TOKOPEDIA

2. Klik ‘Buka Toko' dan isi semua data informasi toko kamu

3. Cek domain untuk memberi nama toko dan harus memakai nama yang berbeda dengan yang sudah ada. Lengkapi dengan informasi toko meliputi nama toko, slogan, deskripsi, alamat asal pengiriman kamu.

4. Usahakan memiliki logo unik untuk toko kamu.

5. Langkah berikutnya klik 'Simpan' jika semua formulir sudah diisi.

6. Lalu klik ‘Tambah Produk’ misal kamu menjual raket badminton, isi nama produk, deskripsi produk, kategori dan harga, berat produk, jumlah pemesanan, kondisi produk.kemudian 'Simpan.'

7. Tinggal tunggu pembeli

Langkah selengkapnya diambil dari: Emiscara

OLX

Sejak berubah nama jadi OLX Indonesia, developer ini semakin gencar beriklan. Hal ini tentunya berimbas pada peningkatan angka pengguna dan tentunya menghasilkan transaksi jual beli yang semakin tinggi juga. OLX Indonesia pun semakin canggih dan mudah digunakan.

Simak caranya:

1. Masuk ke akun OLX atau jika belum punya, maka silahkan lakukan pendaftaran seperti saat Anda melakukan registrasi di situs-situs lainnya.


2. Klik tombol 'PASANG IKLAN GRATIS' yang ada di pojok kanan atas layar.

3. Isi form pemasangan iklan seperti gambar di bawah ini.

Nomor 1, isi dengan judul dagangan Anda

nomor 2, pilih kategori barang jualan Anda

Nomor 3, isi dengan harga barang Anda. (centang NEGO jika harga masih bisa ditawar)

Nomor 4, isi dengan kondisi barang Anda. Kalau baru ya pilih baru, kalau bekas ya pilih bekas.

Nomor 5, isi dengan deskripsi atau keterangan barang yang Anda jual. Untuk deskripsi, buatlah dengan sejelas mungkin, yang menceritakan tentang barang Anda. Jika ada kekurangannya ya lebih baik disebutkan juga ya sobat.

Di bawahnya, masukkan foto barang yang Anda jual. Anda bisa memasukkan sampai 8 foto.

Isi form sesuai dengan data Anda, ya. Lalu klik 'simpan.'

4. Jika pembuatan iklan berhasil, Anda akan menerima ucapan terima kasih dari OLX seperti ini

5. Selesai. Anda tinggal menunggu iklan Anda untuk dimoderasi oleh pihak olx. Jika iklan Anda sesuai dengan ketentuan dan syarat dari olx, iklan akan ditayangkan setelah moderasi.

Mudah bukan?

Langkah selengkapnya diambil dari: PaluComputer

BUKALAPAK

Berdiri sejak 2010, aplikasi Bukalapak saat ini sudah diunduh oleh hingga 10 juta orang. Salah satu keuntungan berjualan lewat Bukalapak adalah adanya sistem rekening bersama serta notifikasi lewat sms jika ada pesanan. Jadi nggak ada cerita pesanan terlewat karena tak melihat PM di aplikasi/ tidak melihat email.

Bagaimana cara berjualan di Bukalapak?

1. Sudah pasti yang pertama adalah melakukan registrasi di website bukalapak.com atau langsung di aplikasi yang sudah Anda unduh.

2. Setelah akun yang anda miliki untuk menjual barang terverifikasi dengan baik, pilih menu mylapak dan pilih menu drop down link untuk mulai menjual barang.

Dengan banyaknya kategori produk yang ada di Bukalapak, Anda harus menentukan jenis barang apa yang Anda jual lengkap dengan deskripsi, harga, ukuran, jumlah stok dan gambar yang menarik.

Setelah lapak Anda diverifikasi, Anda tinggal menunggu proses transaksi. Yang menarik dari Bukalapak, sebagai pedagang, Anda bisa secara langsung memantau sejauh mana proses jual beli berlangsung. Apakah sudah dibayar (Bukalapak menggunakan rekening bersama, sehingga lebih aman baik untuk pembeli atau penjual), menunggu, atau bahkan sudah sampai ke tangan konsumen.

Gambar diambil dari: komunitasandroid

CAROUSELL

Berdiri sejak 2012 di Singapura, Carousell merupakan mobile marketplace untuk jual beli barang-barang secondhand dengan kondisi prima. Banyak yang menyukai konsep Carousell karena transaksi jual beli dilakukan di dalam aplikasi, jadi penjual dan pembeli tak harus saling bertukar kontak untuk bertransaksi. Banyak juga yang bilang Carousell ini adalah jejaring sosial khusus untuk jual beli sehingga pembeli dan penjual tak harus saling bertukar kontak.

Tampilannya yang ‘anak muda banget’ membuat Carousell memiliki angka unduh yang cukup tinggi di usianya yang baru menginjak tahun keempat. Bagaimana cara berjualan di Carousell?

1. Unduh aplikasi Carousell

2. Lakukan registrasi di mana bisa langsung dikoneksikan dengan media sosial seperti facebook, Google+ atau akun email.

3. Masukkan foto barang yang akan dijual dengan menekan tombol ‘jual’ yang ada di layar.

4. Anda juga bisa meng-import langsung foto dari akun Instagram

5. Selamat, Anda sudah menjadi penjual di Carousell!

Langkah selengkapnya diambil dari: howtocarousell

SHOPPEE

Shopee menyediakan platform online marketplace yang menjembatani penjual dan pembeli untuk mempermudah transaksi jual beli online melalui perangkat ponsel mereka. Shopee sendiri sepertinya merupakan perpanjangan tangan dari Garena untuk merambah ke segmen e-commerce.

Sejatinya, Shopee tidak hanya hadir di pasar Indonesia saja, tetapi telah hadir di Malaysia, Singapura, dan juga Vietnam. Merujuk pada halaman Facebook mereka, Shopee masuk ke pasar Indonesia pada bulan Mei 2015 lalu.

Bagaimana berjualan di Shoppee?

1. Unduh aplikasinya

2. Lakukan registrasi

3. Klik tombol jual atau ‘+’ lalu ambil foto sedetail dan semenarik mungkin dari barang yang akan dijual.

4. Lengkapi detail lainnya seperti harga dan berat barang tersebut.

5. Aplikasi Shoppee terbaru ini memiliki pengaturan auto reply chat yang memungkinkan penjual menyapa pembelinya secara langsung.

6. Tinggal tunggu notifikasi ada yang berminat pada barang jualan Anda deh!

Langkah selengkapnya diambil dari: blogpenting

Nah, segera intip lemari Anda dan manfaatkan barang tak terpakai yang teronggok di sana supaya jadi uang, yuk!

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×