Rekening Bank Apa yang Harus Saya Miliki?


Mempunyai satu rekening bank tampaknya masuk akal — karena hanya satu nomor rekening untuk diingat, satu kartu ATM untuk dibawa dan satu buku cek. Praktis.

Akan tetapi, ternyata mempunyai beberapa rekening khusus untuk tujuan yang berbeda juga bermanfaat. Ini bisa membantu Anda untuk mengatur anggaran agar lebih efektif dan juga membantu agar tetap terarah dalam mencapai tujuan finansial Anda.

Jadi, berapa banyak rekening yang sebenarnya dibutuhkan?

Setidaknya ada 3 jenis rekening yang mungkin bisa Anda pertimbangkan.

Rekening pertama adalah rekening untuk keperluan sehari-hari. Anda bisa membuka rekening ini di bank yang paling mudah Anda jangkau (contoh : bank yang ATMnya paling banyak di sekitar rumah atau kantor Anda). Uang yang ada di rekening ini bisa dipergunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti: biaya sewa rumah, belanja harian, transportasi,dll. Begitu juga dengan pembayaran kartu kredit.

Saat menerima gaji, sisihkan jumlah yang cukup untuk pengeluaran bulanan (jika Anda tidak mengetahui pasti jumlah pengeluaran bulanan Anda, mulai sekarang cobalah untuk menghitungnya).

Anda juga bisa menjadikan rekening ini sebagai rekening dimana kantor akan mentransfer gaji Anda.

Apabila Anda sudah melakukan hal ini maka pisahkan uang untuk pengeluaran sehari-hari ke dalam rekening yang berbeda (terus baca artikel ini untuk mengetahui rekening lain yang Anda butuhkan).

Rekening kedua adalah untuk dana darurat. Untuk dana darurat, targetkan setidaknya 6 kali lipat dari biaya bulanan Anda.

Artikel terkait: Apa yang seharusnya ada di dalam dana darurat Anda?

Rekening terpisah untuk dana darurat diperlukan, supaya tidak tergoda menghabiskan uang untuk pengeluaran yang tidak benar-benar dibutuhkan. Oleh karena itu, bukalah rekening di bank yang sulit untuk anda jangkau ( mungkin dengan bank yang ATMnya sedikit di lingkungan Anda)

Simpan kartu ATM untuk rekening ini di rumah lalu masukkan kedalam tempat yang bisa dikunci dan digembok, untuk berjaga-jaga saja apabila Anda melewati toko gadget lalu merasakan dorongan dan terpikir untuk memiliki gadget baru yang merupakan situasi berbahaya.

Dan yang ketiga adalah rekening investasi. Idealnya, sisa uang Anda dapat dimasukkan dalam akun ini. Terutama jika Anda tidak mempunyai rencana untuk menggunakannya dalam waktu dekat (kurang dari 1 tahun)

Anda boleh mempunyai lebih dari satu rekening investasi tergantung dari tujuan dan tingkat hidup Anda.

Cara termudah untuk menginvestasikan kelebihan dana ini adalah dengan membuka rekening reksadana. Anda dapat menghasilkan lebih dari reksadana, dibanding tabungan biasa atau bahkan deposito berjangka. Semakin cepat uang berkembang maka semakin cepat tujuan Anda terpenuhi, entah itu liburan ataupun membeli rumah impian.

Untuk Anda yang baru mulai bekerja, mungkin belum memiliki cukup dana untuk membuka lebih dari satu rekening dan bahkan menjaga saldo minimumnya. Tapi jangan khawatir!

Mulailah dengan satu rekening kemudian dalam beberapa bulan Anda dapat membuka rekening lainnya (kami sarankan untuk membuka rekening untuk dana darurat terlebih dahulu kemudian setelah beberapa bulan baru disusul denga rekening investasi).

Pepatah ‘Jauh di mata, jauh di hati’ mungkin buruk untuk hubungan Anda, tapi pepatah ini bekerja sangat baik untuk kesehatan keuangan Anda!

Silahkan baca artikel terkait :

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×