5 Kesalahan Umum Saat Membeli Rumah (Khusus Pemula)


Mengambil Pinjaman Terlalu Banyak

Berapa banyak yang dianggap terlalu banyak?

Aturan praktisnya adalah cicilan bulanan tidak boleh lebih dari 33% dari penghasilan bulanan (jika Anda perlu mengambil pinjaman untuk membeli rumah). Jangan mudah terpengaruh oleh anjuran bank yang mengatakan bahwa Anda mampu membeli sebuah properti jika anda tahu bahwa itu hanya akan membebani Anda. Apa yang disarankan oleh pihak bank dan kemampuan Anda untuk membayar tidak selalu sama.

Lupa Menghitung Biaya Tambahan

Sebagai biaya tambahan selain harga beli, Anda perlu mempertimbangkan hal-hal berikut ini:

- Biaya notaris

- Pajak

- Biaya agen

Jika mengambil pinjaman atau KPR, Anda perlu membayar premi asuransi dan biaya pemrosesan pinjaman, di luar dari bunga pinjaman.

Setelah memiliki properti tersebut, Anda harus membayar pajak tahunan dan biaya perawatan bangunan.

  • Untuk apartemen, akan ada biaya perawatan dan pemeliharaan bulanan.
    Dana tersebut dipergunakan untuk pemeliharaan area umum apartemen (lampu koridor, lobi, area parkir, dll).
  • Jika Anda membeli rumah, jangan lupa pertimbangkan biaya pemeliharaan untuk memperbaiki rumah (atap bocor, cat, dll).
    Disarankan juga untuk menambahkan perlindungan berupa asuransi kebakaran dan bencana alam.

Tidak Memeriksa Kondisi Properti Secara Teliti

Kunjungan langsung ke lokasi properti yang ingin dibeli sangatlah penting. Pastikan Anda telah memeriksanya dengan teliti dan hati-hati sebelum memutuskan untuk membeli. 

Idealnya, kunjungi lokasi pada waktu yang berbeda, misalnya pagi, siang, dan malam. Hal ini bertujuan untuk mengenali kondisi properti dan lingkungan di waktu yang berbeda --- Apakah rumah terlalu panas atau terlalu dingin selama waktu yang berbeda sepanjang hari? Apakah daerahnya aman? Seberapa mudah lokasi tersebut dapat dijangkau pada waktu yang berbeda dalam sehari atau bandingkan saat akhir pekan dan hari kerja.

Tidak Dapat Membedakan Hal yang Bisa Ditolerir atau Tidak

Tidak mungkin satu properti dapat memenuhi semua kriteria yang kita inginkan (dengan harga tetap terjangkau).

Bersiaplah untuk berkompromi akan hal-hal kecil seperti warna keramik di kamar mandi (kecuali jika warnanya kuning stabilo dan ungu!).

Namun di sisi lain, jangan pernah kompromi untuk hal-hal penting. Misalnya, jangan sampai Anda membeli rumah dengan dua kamar tidur bila berencana memiliki anak dan akan membutuhkan tiga kamar tidur.

Tidak Memikirkan Masa Depan

Meskipun tidak ada yang tahu apa yang akan terjadi di masa depan, Anda dapat mencegah kejadian tak terduga mulai dari sekarang.

Pertama tanyakan pada diri sendiri lalu diskusikan dengan pasangan, berapa lama anda berencana untuk tinggal di rumah itu? Jika lebih dari 10 tahun, bayangkan bagaimana lingkungan tempat itu 10 tahun dari sekarang. Lihatlah hal-hal seperti :

  • Rencana pembangunan macam apa yang akan dikerjakan untuk lingkungan Anda di masa depan?
  • Apakah jalan rumah Anda cenderung akan menjadi jalan utama atau jalan pintas yang ramai pada saat jam sibuk?
  • Apakah akan ada pembangunan jalan raya di halaman belakang dalam 5 tahun kedepan?
  • Jika ada banyak lahan yang belum berkembang, apa yang mungkin akan dibangun di sana?
  • Apakah nilai jual rumah di lingkungan tersebut akan menurun?

Membeli rumah adalah salah satu keputusan besar yang akan Anda buat dalam hidup. Pastikan Anda benar-benar mempertimbangkan semua sudut kemungkinan dan membuat keputusan yang tepat.

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×