​6 Cara untuk Terbebas dari Utang


Minggu lalu saya pergi keluar untuk makan malam bersama beberapa teman. Kami mulai dengan memesan makanan yang relatif sehat, tetapi kemudian berubah menjadi makanan yang tidak sehat dengan datangnya makanan penutup yang kami pesan. Di depan saya ada kue coklat diatas nampan yang terlihat sangat lembut dengan krim coklat berlapis-lapis.

Setelah setengah jam saya berusaha untuk tidak melihat dan tergoda oleh kue tersebut, akhirnya saya menyerah dan mengambil sepotong, Saya berjanji kepada diri saya bahwa saya hanya akan memakannya satu sendok saja, hanya satu!

Tetapi kenyataannya saya tidak bisa berhenti setelah satu sendok, saya menambah satu suapan, sesendok lagi… dan lagi.. dan lagi…

Hanya dalam 10 menit, saya sudah menghabiskan seluruh kue coklat yang sedikit terasa pahit tetapi sangat lembut itu.

Saya merasakan kue ini sangat enak dan saya menikmati setiap potong dari kue yang masuk ke mulut saya, padahal teman-teman sudah mengingatkan bahwa saya telah melakukan kecurangan dalam makanan penutup pada minggu ini.

Kemudian penyesalan mulai terasa. Celana saya tiba-tiba terasa sangat ketat; dan saya mulai memikirkan jumlah latihan yang harus saya lakukan untuk menurunkan 600 kalori yang berasal dari satu kue coklat saja. Belum lagi kadar gula darah yang meningkat.

Begitupula halnya dengan memiliki utang, ada sedikit kesamaan dengan cerita tadi .... Koreksi ... BANYAK. Anda hanya akan merasakan bahagia sesaat karena dapat membeli gadget yang sebelumnya tidak mampu terbeli. Namun, Anda segera mulai merasakan efek sampingnya.

Kemudian Anda merasa takut akan nominal utang dari kartu kredit tersebut karena saldo akan terus menumpuk setiap bulan, tidak bisa untuk melakukan hal/ pekerjaan yang Anda sukai karena perlu melunasi utang Anda.

Jangan putus asa! Anda BISA menghancurkan lingkaran setan ini.

Berikut adalah beberapa cara yang dapat Anda lakukan :

1. Putuskan untuk berhenti meminjam uang dan menaatinya

Ini adalah langkah paling penting untuk keluar dari utang. Dan Ini juga yang paling sulit.

Ini berarti tidak menggunakan kartu kredit untuk membayar gaya hidup Anda dan mungkin mencoba menerapkan diet uang tunai. Anda mungkin ingin menjauh dari aktivitas yang mendorong Anda untuk berbelanja, entah itu online atau sekedar jalan-jalan di mal saat waktu senggang Anda.

Belajar bagaimana membedakan antara apa yang Anda inginkan dan apa yang Anda butuhkan, karena hal ini sangat penting.

2. Melunasi utang dengan bunga lebih tinggi terlebih dahulu

Ini tidak berarti utang terbesar yang Anda miliki (seperti hipotek atau pembayaran mobil), namun seringkali ini adalah utang yang lebih kecil yang dihasilkan dari menggesekkan kartu kredit Anda.

Fakta: tagihan kartu kredit rata-rata 2-4% per bulan? Jumlah ini 12-24% bunga per tahun. Ini jauh lebih tinggi dari jenis utang lain yang tersedia di luar sana.

Kami tidak menyarankan Anda untuk tidak atau berhenti memiliki kartu kredit; Sebagai gantinya, pastikan bahwa Anda melunasi 100% dari jumlah yang telah Anda gunakan ke kartu kredit pada akhir bulan. Jangan hanya membayar minimum dari jumlah utang Anda.

3. Gunakan kelebihan uang untuk melunasi utang 

Sederhananya, gunakan bonus tahunan Anda untuk melunasi utang Anda terlebih dahulu daripada menggunakannya untuk liburan. Semakin cepat Anda bisa melunasi utang Anda, semakin sedikit bunga yang harus Anda bayarkan secara total. Dan semakin cepat Anda bisa berlibur, bebas dari utang.

4. Anggarkan secara realistis setiap bulan untuk mengalokasikan sebagian dari pendapatan untuk membayar utang 

Jika memungkinkan, sisihkan jumlah yang lebih tinggi dari pada pembayaran minimum yang harus dibayar dari utang Anda.

5. Lakukan Pekerjaan Sampingan

Ya, ini berarti akan mengurangi waktu luang Anda untuk bersantai dan bergaul dengan teman. Namun, Anda juga bisa berpikir seperti ini --- pekerjaan sampingan biasanya memaksa Anda bertemu dengan lebih banyak orang baru, memperluas lingkaran sosial dan profesional Anda. Ini juga akan membuat Anda tidak menghabiskan waktu luang untuk membeli barang.

6. Saran lainnya

Beberapa orang menyarankan mengajukan utang baru dengan bunga rendah untuk melunasi utang yang berbunga lebih tinggi. Menurut pendapat kami, bagaimanapun, itu tergantung pada jenis utang yang Anda miliki yaitu, apakah utang Anda baru / lama, memiliki agunan, misalnya.

Biasanya, utang bunga yang rendah membutuhkan agunan. Jadi jika seseorang tidak berhati-hati, ada resiko nyata kehilangan agunan (properti atau aset lainnya). Jika Anda memikirkan cara ini, kami menyarankan untuk berkonsultasi dengan penasehat keuangan pribadi yang Anda percaya.

Seperti situasi kue coklat saya, melunasi utang membutuhkan kontrol diri dan disiplin yang konstan, karena biasanya bukan satu irisan pertama yang menghancurkan Anda, tapi potongan lainnya yang tak dapat Anda tahan.

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×