Berinvestasi diusia 20-an, 30-an, 40-an dan 50-an


Hubungan kita dengan keuangan berubah seiring dengan bertambahnya usia kita, Karena setiap tahap kehidupan baru membawa kebutuhan yang berbeda dan tantangan finansial yang berbeda.

Berinvestasi diusia 20-an

Mulai merintis karir berarti Anda bisa lebih "agresif" dalam berinvestasi, sehingga nantinya Anda bisa memiliki jumlah yang terus berkembang dalam beberapa dekade.

Ini mungkin tampak bertolak belakang, karena di usia saat ini pendapatan Anda masih terbatas. Namun, dengan berjalannya waktu, uang yang berjumlah kecil yang Anda sisihkan akan bertambah secara signifikan dikemudian hari.

Iya, adalah sebuah pengorbanan yang sangat besar untuk menghemat 20% dari penghasilan Anda. tetapi berfikirlah seperti ini: dengan menghemat uang sebanyak yang Anda bisa saat ini, dimana hanya ada sedikit beban tanggungan pada pendapatan Anda (dibandingkan pada saat usia 40-an atau 50-an, dimana mungkin Anda sudah memiliki anak yang bersekolah di perguruan tinggi, atau masih perlu membayar cicilan tempat tinggal) berarti Anda sudah selangkah lebih maju.

Jadi, pada usia ini jenis investasi apa yang sebaiknya Anda pertimbangkan?

Diusia 20-an, Anda bisa mempertimbangkan reksa dana berbasis ekuitas atau UITF (Unit Investment Trust Fund). Yang membutuhkan jumlah uang lebih kecil dan dapat memberikan keuntungan besar untuk jangka panjang. Di Indonesia misalnya, jumlah minimum untuk mulai berinvestasi dalam reksa dana adalah Rp200,000 (dan Rp100,000 untuk berikutnya).

Berinvestasi diusia 30-an

Diusia 30-an Anda, tanggungan keuangan dan lainnya mulai serius.

Sebagai contohnya, hidup sudah tidak terlalu fleksibel lagi; Anda hanya perlu membangun karir di tempat kerja saat ini, daripada berpindah-pindah pekerjaan yang Anda inginkan; Anda mungkin juga mulai berpikir untuk “hidup menetap” sehingga membeli rumah merupakan prioritas utama dari daftar keinginan Anda. Ini sama dengan banyak pertanyaan keuangan yang sulit yang menjadi satu.

Sekarang adalah waktu yang tepat bagi Anda mulai berinvestasi untuk dana pensiun dan jika memungkinkan untuk dana pendidikan perguruan tinggi anak Anda kelak. Reksa dana atau UITF serta investasi unit link mungkin pilihan yang baik untuk tujuan jangka menengah sampai jangka panjang.

diusia 30-an mungkin juga sudah saatnya untuk Anda berinvestasi diproperti - karena diusia ini, Anda sudah dapat membelinya dan sudah memiliki gambaran yang lebih baik mengenai properti seperti apa yang Anda butuhkan (Apartemen atau rumah? Lokasi? Investasi atau untuk ditempati sendiri?).

Berinvestasi diusia 40-an

Diusia 40-an Anda adalah saat yang tepat untuk meningkatkan tabungan pensiun Anda. Bayangkan hidup dimasa 15 hingga 20 tahun mendatang dan pastikan bahwa Anda sudah mengambil keputusan yang tepat untuk mencapainya.

Pastikan juga bahwa Anda mempunyai cukup waktu untuk dapat membayar cicilan tempat tinggal selekas mungkin, yaitu; melunasi semua pembayaran cicilan sebelum waktu pensiun tiba.

Biaya pendidikan untuk anak-anak dan perawatan untuk orang tua akan mempengaruhi keuangan Anda.

Beberapa tahun sebelum masa pensiun datang, Anda masih memiliki waktu untuk memperluas investasi yang tepat dan Anda dapat mempertahankan portofolio investasi yang seimbang. Pastikan Anda memeriksa portofolio beberapa kali dalam setahun untuk melihat investasi mana yang telah tumbuh dan mana yang telah menyusut.

Melihat kerumitan situasi yang ada, Anda mungkin ingin berkonsultasi dengan seseorang yang ahli dibidang keuangan (perencana keuangan atau penasihat investasi).

Berinvestasi diusia 50-an

Skenario terburuk bagi mereka yang berusia 50-an adalah mereka mulai menyadari bahwa kemungkinan mereka tidak memiliki cukup dana pada saat masa pensiun mereka tiba.

Ada juga mungkin yang berfantasi bahwa mereka memiliki dana pensiun yang cukup.

Dilihat dari skala manapun posisi Anda saat ini, hal pertama yang harus dilakukan adalah: cari tahu berapa banyak dana yang benar-benar dibutuhkan saat Anda pensiun.

Jika Anda belum menyisihkan dana untuk masa pensiun, Anda mungkin perlu lebih “tega” untuk mengambil sebagian dari pendapatan Anda saat ini untuk bisa berinvestasi.

Anda mungkin juga ingin beralih strategi berinvestasi yang lebih konservatif, seperti reksa dana pendapatan tetap.

Saat Anda mendekati waktu pensiun, siapkan portofolio investasi Anda untuk penarikan. Dengan kata lain, lihatlah investasi apa yang bisa Anda mulai cashing-in atau jual untuk digunakan untuk membiayai pengeluaran Anda setelah berhenti bekerja.

Bagikan tulisan



Translation

BACAAN LAIN

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×