Bagaimana Miliarder Menambah Kekayaan… dan Anda Pun Bisa


   

Kita sering bertanya-tanya bagaimana para orang kaya menghasilkan uang mereka. Apakah itu karena mereka memiliki perusahaan besar? Ataukah karena mereka menerima gaji besar? Apa rahasianya? Bagaimana kita bisa meningkatkan kekayaan?

Pertama-tama, Anda perlu mengetahui posisi keuangan Anda untuk mengerti kemana Anda dapat berkembang. Hitung kekayaan Anda dengan Perkakas Uang LiveOlive. Langkah selanjutnya adalah mencari cara memperbanyak uang Anda. Seorang teman pernah berkomentar, “Karir saya mengganggu kegiatan investasi saya”. Meski terdengar lucu, kami melihat lebih dalam dan menemukan bahwa penghasilan pasif dapat membantu Anda membangun kekayaan lebih cepat daripada menerima bonus dari perusahaan.

Sebuah laporan dari Departemen Pajak Amerika Serikat yang mengamati 400 pembayar pajak terbesar — masing-masing memiliki rata-rata penghasilan kotor sebesar USD 77,4 juta — pada tahun 2009 menunjukkan data yang membuat kita berpikir ulang akan konsep membangun kekayaan. Meski studi ini dilakukan di AS, namun trend serupa bisa juga terjadi di sini mengikuti kebangkitan ekonomi Asia.

Simak bagaimana para 400 pembayar pajak terbesar di AS menghasilkan uang mereka. 

Apa artinya bagi pengusaha dan karyawan biasa seperti kita?

1. Menjadi karyawan tidak akan menjadikan Anda kaya. Sementara Anda membutuhkan penghasilan dari perusahaan, kuncinya adalah menjadikan gaji tersebut bekerja untuk Anda. Sebesar apapun gaji Anda, itu tidak akan cukup jika Anda terus menyimpannya di bawah bantal.

2. Deposito bank tidak akan membantu banyak. Dengan inflasi berkisar antara 6% dan deposito bank memberi bunga 3%-4%, Anda perlu mempertimbangkan investasi lain yang menghasilkan bunga lebih tinggi. Jadi, lakukan riset untuk mengetahui produk-produk lain. Namun, sebagai aturan dasar, Anda butuh menyimpan dana tunai sebesar 6 bulan pengeluaran sebagai Dana Darurat.

3. Berinvestasi di properti, bursa saham dan saham kepemilikan akan meningkatkan kemampuan Anda membangun kekayaan. Simpan atau investasikan setidaknya 20% dari penghasilan total. Anda dapat mempertimbangkan pembiayaan atau utang untuk membangun investasi (misalnya dengan membeli properti). Alokasi sebesar 30% dari penghasilan untuk membayar pinjaman masih dapat diterima, asalkan Anda sudah menyisihkan dana darurat. Pinjaman/ cicilan dapat dikategorikan sebagai “utang baik” jika itu dapat meningkatkan kekayaan Anda.

Eits, ini bukan berarti Anda harus serta-merta menyiapkan surat pengunduran diri. Intinya adalah untuk membangun penghasilan pasif sedini mungkin selama Anda bekerja.

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×