Tips Cerdas dalam Meminjam Uang


Hampir semua orang pada suatu ketika memiliki kebutuhan untuk meminjam uang. Membeli rumah, membayar biaya pendidikan anak, memulai bisnis dan membeli mobil adalah beberapa alasan umum mengapa orang perlu melakukan pinjaman.

Melalui pinjaman, Anda dapat membangun aset yang Anda miliki dan memperoleh hal-hal yang Anda butuhkan untuk meningkatkan kesejehteraan hidup. Meski demikian, ada beberapa peraturan utama yang harus Anda pegang untuk mencegah diri Anda terjebak dalam kesulitan keuangan. Ingat bahwa siapa pun yang memberi Anda piutang akan mengharapkan uangnya kembali. LiveOlive memiliki beberapa tips agar Anda dapat memperoleh keuntungan maksimal dari pinjaman yang Anda lakukan, tanpa harus terjebak dalam jeratan utang.

1. Meminjam dari Bank atau Institusi Keuangan

Cara yang cerdas adalah untuk membandingkan beberapa Bank dan produk untuk memperoleh penawaran terbaik —baik untuk KPR, pinjaman mobil, atau tipe pinjaman lainnya— dan diskusikan detailnya sebelum Anda menandatangani dokumen resmi. Setelah Anda memutuskan untuk mengambil pinjaman, perketat pengeluaran bulanan Anda hingga utang tersebut terbayar lunas.

Cara yang kurang cerdas adalah meminjam lebih dari yang Anda butuhkan. Jumlah ekstra tersebut hanya akan menambah beban pembayaran Anda selama masa pinjaman.

2. Meminjam dari Perusahaan Penerbit Kartu Kredit

Cara yang cerdas adalah menggunakan kartu kredit Anda sebagai alat pembayaran hanya ketika Anda yakin dapat membayar utang tersebut dalam waktu singkat. Selain itu, hindari kartu kredit yang menjanjikan bunga 0%, karena promosi ini biasanya hanya untuk solusi jangka pendek seperti balance transfer.

Cara yang kurang cerdas adalah tidak menggunakan anggaran bulanan atau Dana Darurat Anda untuk membiayai pengeluaran tak terduga, melainkan mengambil uang tunai lewat kartu kredit (cash advance). Anda akan dikenakan bunga tinggi dan bunga tersebut mulai dihitung sejak hari pertama Anda mengambil uang tunai tersebut. Jangan pernah menganggap limit kartu kredit Anda sebagai uang milik Anda.

3. Meminjam dari Keluarga atau Teman

Cara yang cerdas adalah menulis semua poin-poin penting —berapa jumlah yang Anda pinjam, kapan dan bagaimana Anda berencana membayarnya, serta apakah Anda akan membayar bunga. Buat salinannya dan berikan kepada orang yang Anda pinjami. Hal ini akan menghindarkan dari kesalahpahaman dan menjaga hubungan Anda dengan orang tersebut tetap harmonis.

Cara yang kurang cerdas adalah melalaikan janji Anda untuk membayar utang. Ketika Anda meminjam dari seseorang yang Anda kenal, ia tidak akan mengenakan bunga atau menyita harta Anda ketika Anda tidak mengembalikan pinjaman, tetapi Anda mempertaruhkan hubungan baik dengan orang tersebut. Utang yang tak terbayar bisa mengakibatkan Anda kehilangan teman atau membuat hubungan keluarga renggang.

4. Meminjam dari Rumah Pegadaian

Cara yang cerdas adalah pergi ke tempat yang direkomendasikan oleh teman yang Anda bisa percayai. Ini sebaiknya merupakan cara terakhir yang Anda tempuh jika semua cara lain tidak berhasil. Anda harus sepenuhnya mengerti perjanjian tersebut dan bersiap untuk kehilangan barang jaminan Anda jika pada akhirnya Anda tidak bisa membayar kembali pinjaman tersebut beserta bunganya.

Cara yang kurang cerdas adalah meminjam dari tempat atau orang yang Anda tidak kenal sama sekali, dan membuat perjanjian secara verbal tanpa dokumen tertulis. Dalam hal ini, Anda menempatkan diri dalam posisi berbahaya karena Anda tidak mengetahui suku bunga pinjaman, penalti atau tanggal jatuh tempo pinjaman tersebut.

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×