Saya Ingin Membiayai Bimbingan Belajar Adik


PERTANYAAN:

Saya perempuan berusia 25 tahun, belum menikah, dan saat ini bekerja di sebuah bank. Adik bungsu saya sekarang berada di SMA kelas XII dan memiliki kesulitan dalam mengikuti pelajaran Matematika dan Fisika. Mengingat ia sangat ingin melanjutkan pendidikan ke Perguruan Tinggi Negeri dan menjadi arsitek, ia berkata bahwa mungkin ada baiknya untuk ikut lembaga bimbingan belajar. Orang tua saya sudah cukup terbebani dengan pengeluaran rumah tangga, sehingga saya berpikir untuk membiayai keperluan ini. Tempat yang direkomendasikan kepada saya biayanya sekitar Rp 9 juta untuk satu program.

1. Bagaimana Anda berencana membayar biaya bimbingan belajar ini?
a. Lembaga tersebut menawarkan pembayaran cicilan selama 3 bulan, sehingga saya dapat membayarnya dengan gaji bulanan
b. Saya akan menggunakan sebagian Dana Darurat yang telah saya kumpulkan
c. Saya akan mengambil dananya dari Tabungan  

2. Berapa banyak yang Anda miliki dalam Tabungan?
a. Berapapun yang tersisa dari gaji bulanan
b. Saya menyimpan sekitar Rp 15 juta
c. Saya sudah mulai menabung sejak saya mulai bekerja, sehingga saya memiliki lebih dari Rp 20 juta

3. Mengapa menurut Anda adik bungsu Anda membutuhkan bimbingan belajar?
a. Ia bisa dibilang malas belajar, sehingga saya harap ia akan lebih termotivasi saat berada di lingkungan belajar khusus
b. Menurut pengakuannya, guru di sekolahnya hanya memerhatikan murid-murid berperingkat tinggi
c. Kelasnya memiliki lebih dari 30 murid dan hanya menjadwalkan pelajaran Matematika dan Fisika seminggu dua kali

JAWABAN:

Jika Nilai Anda 50 atau Kurang:

Bimbingan belajar terkadang diperlukan oleh anak yang memiliki keinginan untuk belajar, namun menghadapi hambatan tertentu di sekolah. Meski begitu, adik Anda tidak akan menjadi rajin seketika setelah mengikuti lembaga bimbingan belajar. Biaya kursus yang mahal akan memberi Anda beban keuangan besar, sementara manfaatnya kecil bagi adik Anda. Cobalah memberi motivasi dengan mengingatkan adik Anda tentang cita-citanya selama ini dan menunjukkan beberapa contoh arsitek sukses yang dulu menghadapi tantangan seperti yang ia hadapi sekarang.       

Jika Nilai Anda Antara 50-80:

Guru memegang peranan penting dalam proses edukasi. Dalam banyak kasus, seorang guru memerhatikan murid-murid favoritnya karena anak-anak tersebut menunjukkan perhatian mereka di kelas. Diskusikan dengan orang tua Anda dan tanyakan kepada guru adik Anda apakah mengambil bimbingan belajar adalah solusi yang tepat. Jika ya, Anda perlu memangkas pengeluaran setidaknya selama 3 bulan ke depan.

Jika Nilai Anda Diatas 80 atau Lebih:              

Insting Anda sebagai kakak sudah sewajarnya menginginkan yang terbaik bagi si adik bungsu. Nampaknya Anda sudah mengerti hambatan-hambatan yang ia hadapi di sekolah dan seberapa perlunya bimbingan belajar ini baginya. Konsultasikan dengan gurunya –dengan persetujuan orang tua Anda— tentang lembaga bimbingan belajar mana  yang perlu ia ikuti. Siapa tahu, sekolah adik Anda memiliki kerjasama dengan lembaga-lembaga tersebut.

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×