Mengungkap Misteri Reksa Dana


Kita mungkin pernah mendengar Reksa Dana atau ditawari untuk berinvestasi di sana, tetapi masih belum mengambil langkah untuk mengambil uang dari tabungan dan memindahkannya ke dalam “keranjang” Reksa Dana.

Data menunjukkan bahwa industri ini masih kecil dibandingkan industri perbankan di Indonesia. Jakarta Globe bulan lalu melaporkan bahwa total aset dari 119 bank di Indonesia mencapai Rp 4.000 triliun per September tahun ini, mengutip data dari bank sentral.

Sementara itu, dana yang dikelola oleh Manajer Investasi di Indonesia mencapai Rp 172,2 triliun per Oktober, naik 9 persen dari tahun sebelumnya, namun tetap relatif kecil.

Menabung uang hasil kerja keras kita di bank memang baik, tetapi itu tidak akan membangun kekayaan kita, karena bunga tabungan tidak dapat mengimbangi laju inflasi. Itulah sebabnya orang berinvestasi di pasar modal, properti, obligasi dan instrumen investasi lainnya.

Sederhananya, Reksa Dana adalah wadah untuk mengumpulkan dana dari investor perorangan, perusahaan asuransi dan perusahaan keuangan lain. Kumpulan dana ini dikelola oleh Manajer Investasi – individu atau institusi yang memiliki keahlian dalam memilih aset yang berpotensi—yang akan memberikan imbal hasil maksimal bagi seluruh peserta Reksa Dana.

Bagaimana Memulainya?

Reksa Dana biasanya memberikan imbal hasil lebih besar dari Deposito, sehingga bisa menjadi salah satu cara untuk meningkatkan kekayaan Anda dalam jangka panjang. Simak dua tips ini sebelum memutuskan untuk berinvestasi:

1. Ketahui kapasitas dan tujuan Anda. Sebagai investor pemula, investasikan uang sisa yang Anda miliki setelah membayar kebutuhan sehari-hari dan mengumpulkan dana darurat. Ini adalah uang yang dapat Anda kembangkan, namun juga tidak berdampak buruk bila dihabiskan.

2. Cari informasi sebanyak-banyaknya. Ada banyak panduan mengenai Reksa Dana yang disediakan oleh Badan Pengawas Pasar Modal dan Lembaga Keuangan (Bapepam-LK), perusahaan manajemen aset seperti Danareksa, Manulife Aset Manajemen Indonesia, bank, dan lain-lain. Anda tentu tidak ingin berinvestasi pada sesuatu yang tidak Anda mengerti.

Kemana Uang Saya Akan Diinvestasikan?

Ada beberapa tipe Reksa Dana yang ditawarkan di Indonesia, mulai dari Reksa Dana Pasar uang, Reksa Dana Campuran, Reksa Dana Saham, dan lain-lain. Masing-masing jenis memiliki tipe risiko sesuai dengan jenis aset yang diinvestasikan –saham, obligasi pemerintah, atau yang lainnya. Dengan mengetahui di mana dana Anda akan diinvestasikan, Anda dapat memilih jenis yang Anda mengerti. Contohnya, jika menurut Anda berinvestasi di saham berisiko tinggi, maka Anda sebaiknya memilih jenis Reksa Dana yang lain.

Tip: Aturan ‘emas’ dalam berinvestasi di Reksa Dana adalah dengan menyebar investasi Anda ke 2 atau 3 jenis, dan tidak menaruh semua dana Anda di satu jenis saja. Dengan demikian Anda meminimalkan risiko dan memaksimalkan imbal hasil.

Apa Keuntungannya?

1. Uang Anda dikelola oleh manajer investasi profesional yang mengamati perkembangan pasar dan perekonomian setiap harinya. Jika Anda tidak puas dengan kinerja satu jenis, Anda dapat mengambil uang Anda dan memindahkannya ke jenis yang lain kapan saja Anda inginkan.

2. Di Indonesia, Anda tidak perlu membayar pajak untuk keuntungan (capital gain) yang diperoleh dari Reksa Dana.

3. Anda dapat mencairkan dana Anda kapan saja. Dengan berbagai jenis Reksa Dana yang tersedia, Anda bebas untuk menjual dana Anda. Ada juga yang mengenakan biaya saat Anda melakukan pencairan, oleh karena itu Anda harus mengetahui besar biaya yang dikenakan sebelum berinvestasi.

Apakah Ada Risiko Berinvestasi di Reksa Dana?

Tidak seperti tabungan Deposito yang menetapkan suku bunga tetap di muka, imbal hasil Reksa Dana naik-turun sesuai dengan jenis aset di mana dana Anda diinvestasikan. Karena itu, investasi Reksa Dana lebih cocok sebagai investasi jangka panjang dan merupakan cara bagus untuk membangun cadangan bagi masa depan –untuk membeli rumah saat pensiun di Bali, kapal untuk memancing,… atau apa pun yang Anda impikan!

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×