Saya Ingin Pindah dari Rumah Orangtua


PERTANYAAN:

Saya dan suami tinggal bersama kedua orangtua saya sejak kami menikah 3 tahun yang lalu. Sekarang kami sudah siap untuk memiliki anak dan berpikir untuk pindah dari rumah milik mereka ke sebuah rumah kontrakan.





1. Berapa lama Anda berencana untuk mengontrak rumah?
a. Kami belum memikirkannya. Lihat saja bagaimana rejeki kami nantinya 
b. Hingga kami memiliki anak atau membutuhkan ruang yang lebih luas
c. Hanya sampai kami menemukan rumah yang sesuai untuk dibeli

2. Apakah Anda atau suami masih memiliki utang?
a. Ya
b. Ya, tapi akan lunas dalam 3 bulan
c. Tidak

3. Berapa banyak tabungan yang Anda miliki?
a. Kurang dari Rp 30 juta
b. Saya punya sekitar Rp 70 juta
c. Saya punya dana darurat dan sedikit investasi



JAWABAN:

Jika Nilai Anda Kurang dari 50:

Selayaknya keluarga baru, setiap pasangan biasanya ingin memiliki kebebasan untuk membangun kediaman mereka sendiri. Tinggal bersama orangtua Anda mungkin membuat Anda merasa terbatas dalam hal ruangan dan privasi, tetapi ini sebenarnya membantu banyak saat Anda berdua masih membayar utang-utang serta mengumpulkan dana darurat. Masih terlalu dini untuk berpikiran pindah, terutama jika Anda berdua saat ini baru mampu mengontrak rumah.

Jika Nilai Anda Antara 50-80: 

Ini saatnya untuk fokus melunasi utang Anda, karena bunga utang tersebut hanya akan menggerogoti tabungan yang Anda miliki dan menjauhkan Anda dari target semula: menjadi mandiri. Setelah Anda tidak dibebani lagi oleh utang, baru mulailah mencari lokasi yang sesuai untuk kontrak. Berhubung hanya berdua, Anda bisa mengontrak sebuah rumah kecil yang nyaman namun tidak mahal atau butuh banyak perawatan, misalnya rumah dengan banyak elemen kayu memerlukan biaya perawatan tinggi. Selain itu, Anda bisa membuat rekening khusus untuk mengumpulkan anggaran untuk membeli rumah impian, kemudian rutin menyisihkan 20 persen dari penghasilan per bulan ke dalam rekening tersebut.       

Jika Nilai Anda Lebih dari 80:

Hitung perbedaan biaya mengontrak rumah dan membeli rumah. Jika Anda mampu membayar uang muka untuk rumah tersebut (30 persen dari harga total rumah) dan harga kontrak hampir seharga cicilan rumah, maka mungkin lebih baik Anda menabung sedikit lagi untuk membeli rumah idaman tersebut. Ide lain adalah merenovasi rumah orangtua Anda sehingga Anda bisa memiliki ruang yang lebih besar atau lantai yang terpisah dari mereka. Apa pun yang Anda lakukan, selalu pikirkan tujuan jangka panjangnya. 

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×