Pelajaran Asuransi dari Kecelakaan Lalu Lintas Tragis


Sebuah kecelakaan lalu lintas yang melibatkan pengemudi di bawah umur dan belasan korban —sebagian terluka, lainnya meninggal— belum lama ini menjadi sorotan media ketika perusahaan asuransi pengemudi menolak klaim atas seizin Otoritas Jasa Keuangan. Barangkali kasus semacam ini membuat kita berpikir, “Kalau setelah membayar premi asuransi begitu mahal pun klaim ganti rugi saya dalam kecelakaan masih bisa ditolak, apakah hak saya sebagai nasabah?”

Yessy N. dan Uli S., agen asuransi berpengalaman yang bekerja untuk dua perusahaan yang berbeda, berbagi pandangan mengenai pelajaran yang dapat ditarik dari kecelakaan lalu lintas tragis.

Pelajari pertanggungan Anda

Tidak semua polis asuransi pertanggungannya sama, jadi tanyakan pada agen asuransi apa saja yang ditanggung polis Anda; pihak tertanggung utama, kendaraan, atau termasuk pihak ketiga yang terkena dampak kecelakaan lalu lintas.

Asuransi kesehatan dimaksudkan untuk mengganti pengeluaran perawatan medis untuk pihak tertanggung, tetapi tidak mengganti rugi kerusakan kendaraan ataupun membiayai pihak ketiga yang ikut dirugikan dalam sebuah kecelakaan. Periksalah apakah asuransi kesehatan Anda menanggung obat-obatan, konsultasi dokter, UGD, ICU, rawat inap, operasi, atau perawatan medis lainnya.

Selanjutnya, asuransi kendaraan bertujuan mempertanggungkan kendaraan. Apakah manusia yang celaka atau meninggal di dalam kendaraannya ikut dipertanggungkan, akan tergantung dari ketentuan polis itu sendiri. Jika demikian, polis bisa membatasi jumlah individu yang diganti rugi, dan / atau nilai maksimum dari pertanggungan yang dibayarkan. Variabel-variabel ini berpengaruh pada harga premi yang Anda bayar setiap bulannya.

Pelajari apa yang dapat membatalkan manfaat asuransi Anda

“Perusahaan asuransi terikat kode etik yang mengikat praktik asuransi sesuai dengan hukum,” kata Yessy, karyawan sebuah perusahaan asuransi jiwa dan kesehatan. “Di perusahaan tempat saya bekerja, ada butir dalam polis asuransinya yang mengecualikan manfaat untuk kasus dimana kecelakaan disebabkan oleh perbuatan melanggar hukum dari pihak nasabah.”

Dalam kasus yang disebutkan di awal, perusahaan asuransi menolak membayar klaim biaya perawatan medis karena nasabah mengemudikan kendaraan dalam keadaan di bawah umur dan tidak memiliki surat izin mengemudi.

Sebagai kontrasnya, karena tertanggung utama asuransi kendaraan adalah kendaraan dan bukan manusia, maka ada tidaknya pelanggaran hukum atau siapa pihak yang bersalah menyebabkan kecelakaan mungkin tidak berpengaruh pada hak Anda mengklaim ganti rugi. Meski begitu, sebaiknya periksa apakah demikian halnya dengan polis Anda atau adakah butir yang mengimplikasikan sebaliknya.

Menurut Uli, seorang agen di perusahaan asuransi umum yang menawarkan produk asuransi kendaraan, tetap ada hal-hal tertentu yang dapat membatalkan manfaat asuransi kendaraan. Hal-hal ini mencakup adanya bahan peledak atau kimia berbahaya lainnya dalam mobil, penggunaan mobil untuk bom bunuh diri terencana, dan jika pengemudi dengan sengaja melibatkan diri dalam huru-hara.

Tip: Tak seorang pun mengharapkan kecelakaan menimpa dirinya. Dengan tetap berpikiran obyektif saat membaca berita-berita di media, kita bisa melakukan introspeksi dan pencegahan agar hal serupa tak menimpa keluarga kita, misalnya tidak mengemudi sendiri ketika pulang larut malam dalam keadaan mengantuk atau mabuk, tidak memberikan ijin memakai mobil atau menghadiahi anak mobil sebelum usianya 17 tahun.

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×