5 Alasan Keuangan Bagus untuk Menikah


Bagi Anda yang sedang bingung memutuskan apakah akan menikah dalam waktu dekat, berikut ini pengakuan langsung dari pasangan muda Gloria dan Daria yang baru menikah, mengenai manfaat menjadi pasutri –dilihat dari sisi keuangan.

1. Dukungan Ekonomi

Bersatunya dua orang dalam bahtera pernikahan bisa berarti menyatukan dua penghasilan dari masing-masing orang tersebut, tanpa adanya penggandaan dalam pengeluaran. Jika Anda dan pasangan sama-sama produktif dan tadinya hanya memiliki satu sumber penghasilan –dari gaji masing-masing– maka setelah menikah penghasilan pun akan bertambah. Gloria, 28, mengaku jika penghasilan dari suaminya membuat tabungan keluarga mereka lebih besar daripada tabungannya tersendiri. Pengeluaran –makanan, transportasi dan lain-lain– memang meningkat, tetapi tidak sampai dua kali lipat.

“Adanya tambahan penghasilan dari suami rasanya agak membuat beban ekonomi berkurang, jadi kalau mau bayar listrik atau bayar keperluan rumah tangga ada uang dari kami berdua dan bukan saya saja,” ujarnya.

2. Lebih Hati-Hati Mengurus Uang

Baik Gloria maupun sang suami, Daria Salim, 31, mengaku sejak menikah mereka lebih hati-hati dalam mengurus uang. Bertambahnya penghasilan justru tidak membuat Gloria semena-mena membelanjakan uangnya. Ia mengaku sejak menikah dirinya malah lebih berhati-hati membelanjakan uang. Berbeda ketika masih sendiri, dimana uang gajinya sering habis untuk bersenang-senang.

“Jadi lebih sadar prioritas kalau menikah saya harus menyisihkan uang untuk keperluan rumah tangga,” ungkapnya.

Daria juga menyatakan bahwa ia kini lebih bisa mengerem diri jika ingin membelanjakan gajinya sendiri untuk barang-barang bersifat materi, misalnya baju dan sepatu.

“Pastinya lebih hati-hati, karena dulu waktu masih sendiri pikirannya kan “duit-duit saya sendiri bebas dipakai apa saja”, tapi sekarang kan sudah menikah jadi tidak bisa sembrono dalam menghabiskan uang,” tutur Daria.

3. Aset Gabungan

Setelah menikah, secara otomatis Gloria dan suaminya mengalokasikan dana untuk menambah aset mereka. Jika tadinya tidak punya rumah dan kendaraan pribadi –karena tidak memiliki aliran kas yang cukup untuk membelinya– kini mereka berdua mulai mencicil rumah dan mobil bersama. Secara hukum, aset dan kekayaan yang dimiliki setelah menikah akan menjadi milik berdua.

“Kalau masih sendiri mungkin tidak sanggup untuk membeli rumah dan mobil. Karena penghasilan sekarang bertambah, saya dan suami bisa menggunakannya untuk cicilan rumah dan mobil,” jelasnya.

4. Berbagi Masalah Finansial

Keuntungan lain setelah menikah adalah bisa berbagi masalah finansial. Contohnya saja Gloria yang ketika masih lajang sering pusing memikirkan tagihan-tagihan kartu kredit hingga asuransi. Dengan menikah ia bisa berbagi masalah finansial tersebut dengan sang suami.

“Lebih ringan sih karena masalah finansial sekarang ditanggung berdua, meskipun sebenarnya masalah finansial itu pasti akan ada juga ketika menikah,” katanya.

5.  Merasa Lebih Tenteram

Tak hanya keuntungan ekonomi, menikah juga mempunyai efek positif bagi Anda dalam berbagai aspek lain. Gloria dan Daria secara terus terang mengatakan bahwa mereka berdua lebih “bahagia dan tenang dalam menjalani kehidupan”.

“Saya memang punya keyakinan jika manusia diciptakan untuk berpasangan dan setelah menikah dengan suami, hidup memang terasa lebih tenang dan indah untuk dijalani,” kata Gloria.


Baca juga: Produk Keuangan yang Perlu Dihindari Ketika Anda…

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×