Pekerjaan Sampingan Unik untuk Penghasilan Tambahan


Cita-cita masa kecil yang disebutkan orang biasanya tidak jauh dari dokter, insinyur, guru, bahkan presiden. Ketika sudah saatnya memilih, orang tua pasti mengarahkan anak-anaknya pada pekerjaan-pekerjaan yang lazim dan lebih menjanjikan, namun tergolong itu-itu saja.

Meski begitu, jaman terus berubah dan pilihan pekerjaan pun kini berkembang di luar apa yang dulu dianggap “wajar”. 

Berikut ini 4 pekerjaan unik yang sekarang sangat dibutuhkan dan dihargai tinggi:

Buzzer Twitter

Akun Twitter kini tidak sekedar menjadi ajang ekspresi diri. Setiap kicauan (tweet) yang dihasilkan oleh sosok-sosok tertentu dianggap berharga dan diberi harga ratusan ribu hingga jutaan rupiah. Ambil contoh Jed Revolutia yang punya lebih dari 22.000 followers di Twitter dan sudah sering menerima klien agen periklanan yang menangani berbagai merek gadget, makanan, minuman, hingga telepon selular.

Dalam merekrut seorang buzzer, kata Jed, klien-klien akan melihat karakteristik masing-masing akun Twitter. “Misal, brand-nya menjangkau market balita, maka yang dicari adalah akun buzzer milik ibu-ibu,” kata si mantan guru berusia 32 tahun yang kini menetap di Jakarta.

Selain itu, tingkat influence yang dapat dilihat secara kuantitatif melalui Klout Score juga menentukan. “Kalau dianggap punya pengaruh, maka agensi yang akan menemukan kita,” ujarnya.

Penghasilan tambahan: Rp 400.000 hingga lebih dari Rp 4 juta per proyek

Jam kerja: kurang dari 2 jam per minggu

Independent Travel Consultant

bekerja sebagai pemandu wisataVesta, 39, berhenti dari pekerjaan kantorannya demi menjadi independent travel consultant. “Dulu bayar sendiri, sekarang people pay me to travel, or in other words, I got paid for travel,” tuturnya.

Berawal dari sering jalan-jalan dan mengatur perencanaan outing kantor, pengalamannya menjadi modal Vesta untuk menjalani profesi ini. “Bedanya dengan travel agent, saya tidak memberikan rute perjalanan standar, semuanya personalised,” jelas Vesta.

Untuk rute perjalanan dengan pelayanan lengkap mencakup pemesanan hotel, tiket, hingga biaya masuk ke tempat wisata, Vesta memberikan harga jasa sebesar 10% dari total biaya perjalanan untuk wisata pribadi dan 20% untuk wisata grup atau perusahaan.

Penghasilan tambahan: Rp 500.000 hingga Rp 140 juta per klien

Jam kerja: rata-rata 3-4 hari per minggu

Pemasar Film

Ade, 43, tidak pernah memiliki cita-cita khusus seperti kebanyakan orang lain. Kecintaannya terhadap film sejak kecil mengarahkannya untuk menjadi bagian dalam industri film, yaitu sebagai seorang publicist alias pemasar film.

Publicist film itu sangat spesifik karena cuma film dan kerjanya itu adalah bagaimana mempromosikan suatu film melalui berbagai media,” jelas Ade. Melalui ragam cara, publicist film menumbuhkan awareness masyarakat untuk film tersebut. “Yang paling berkesan adalah waktu itu kita sempat buat acara musikal dari soundtrack-nya ‘Berbagi Suami’.”

Lulusan Sastra Prancis Universitas Indonesia ini mengaku sangat pemilih untuk film-film yang ia garap promosinya. Dengan preferensi itulah, beberapa produser berani memberikan harga tinggi. “Sekitar tahun 2006, saya ditawari sekitar Rp 10 juta per bulannya,” kata Ade. Setelah bertahun-tahun menjadi publicist film, bagi Ade, uang hanyalah sekedar bonus. Ia menekankan jika semua yang dikerjakannya selalu dilakukan dengan cinta.

Penghasilan tambahan: Rp 5 juta hingga Rp 8 juta per proyek

Jam kerja: tidak tentu.

Perekrut SPG

Pekerjaan Sales Promotion Girl (SPG) sering dinilai sebagai pekerjaan tetap bagi yang berpendidikan rendah atau musiman bagi yang tengah menjalani liburan sekolah untuk mencari uang jajan tambahan. Nyatanya, tidak semua SPG demikian.

Dinia Widodo, 32, pengelola Classic Agency menemukan pengalaman berbeda. Bermula dari sebuah agen model , permintaan SPG dan penerima tamu bertambah –terutama untuk SPG dengan “standar A”, yakni berbadan tinggi, berpenampilan menarik dan mampu bersikap profesional. “Kalau di tempatku, mereka semua harus masuk standar, salah satunya tinggi harus 165 cm,” kata Dinia.

Menurutnya, permintaan untuk SPG ini memang tidak tentu per bulannya. “Seperti acara IIMS (Indonesia International Motor Show) kemarin, aku dapat permintaan 40 untuk satu brand,” cerita Dinia.

Uniknya, banyak SPG yang direkrut sudah memiliki pekerjaan tetap yang sangat bagus –bahkan profesi seperti dokter. Penghasilan yang didapat seorang SPG freelance tidak kurang dari Rp 550.000 untuk satu shift, dan sekitar Rp 1.000.000 untuk satu hari. Harga ini tentu bisa lebih tinggi di acara-acara tertentu. “Kalau seperti di IIMS kemarin, harga bisa lebih tinggi karena (perusahaan) berlomba-lomba mencari SPG yang cantik,” katanya. Untuk lolos menjadi SPG di event tersebut, seseorang tak cukup sekedar cantik, tetapi harus melalui proses wawancara.

Penghasilan tambahan: Rp 500.000 hingga Rp 100 juta per proyek

Jam kerja: 20 jam per minggu 

Baca juga: Apakah Anda Sudah Siap untuk Berhenti Kerja?

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×