​Tips Memilih Agen Asuransi yang Baik


Membeli asuransi adalah salah satu keputusan keuangan terpenting yang dapat Anda buat. Memiliki jenis perlindungan tepat dalam jumlah yang sesuai akan menentukan apakah Anda akan kehilangan sejumlah uang hasil kerja keras Anda atau membangun pondasi keuangan yang mampu mengatasi hal-hal tak terduga dalam hidup.

Namun, proses membeli asuransi bisa menjadi rumit.

Disinilah pentingnya memilih agen asuransi yang baik. Sama seperti Anda berkeliling mal untuk window shopping sebelum membeli baju dan sepatu, Anda sebaiknya bicara pada beberapa agen sebelum memilih satu orang yang akan bekerjasama dengan Anda selama beberapa tahun ke depan.

LiveOlive kali ini berbagi tentang beberapa kualitas yang harus Anda cari dari seorang agen asuransi yang baik.

1. Pengalaman

Agen asuransi biasanya mencantumkan inisial gelar di belakang nama mereka yang tercetak di kartu nama. Tanyakan apa arti kualifikasi tersebut dan apa manfaatnya untuk Anda sebagai klien.

Hal lain yang bisa dilakukan ialah menguji pengetahuan si agen dengan  bertanya secara detil tentang polis dan contoh-contoh kasus klaim asuransi.

“Menanyakan lisensi agen juga penting untuk mengetahui kredibilitas sang agen,” kata Ginawati, chief agency officer salah satu perusahaan asuransi lokal.

2. Tidak memberi tekanan

Seorang agen asuransi yang baik mendahulukan kebutuhan kliennya. Artinya, ia akan mendapatkan kepercayaan Anda dan mencari tahu apa yang Anda butuhkan.

Hindari agen yang berusaha menekan Anda untuk membeli sebuah produk asuransi sebelum Anda merasa siap. Ia harus mampu menjelaskan pilihan-pilihan yang tersedia dalam istilah yang mudah dimengerti dan menunggu hingga Anda yakin terhadap sebuah produk.

Jangan sampai Anda merasa terpaksa untuk membeli asuransi hanya karena ingin menghindari tekanan seorang agen atau ingin ‘membantu’ karena agen tersebut adalah teman baik atau kerabat Anda.

Kemampuan dalam memberi penjelasan yang rasional dan tidak muluk merupakan tanda bahwa agen tersebut menguasai produk yang ia tawarkan. Sebagai calon klien, Anda berhak meminta ilustrasi polis dan mempelajarinya terlebih dahulu sebelum mengambil keputusan.

3. Hindari double agent

Meski tidak mudah untuk mendeteksi hal ini, ada baiknya Anda coba cari tahu apakah sang agen bekerja untuk lebih dari satu perusahaan asuransi.

“Agen seperti ini harus dihindari karena melanggar aturan,” jelas Ginawati.

Seorang agen asuransi yang melanggar etika bisnis terbukti tidak memiliki integritas, dan ada kemungkinan tidak mampu melayani kliennya secara profesional.

4. Komunikasi dan empati

Pilih agen asuransi yang mengerti fase kehidupan Anda – entah karena ia berada di fase yang sama atau sudah pernah melalui berbagai masalah yang mungkin Anda hadapi saat ini.

Berhubung Anda tidak pernah tahu apa yang akan terjadi di kemudian hari, ada baiknya memilih agen yang bisa bereaksi cepat dan mudah dihubungi kapan saja – lewat email, telepon atau bahkan WhatsApp messenger.

Lalu, bagaimana jika Anda masih tidak punya waktu untuk menyelidiki agen asuransi? “Bisa juga beli produk asuransi dari bank, (karena) seandainya ada kesulitan bank bisa membantu,” saran Satria Rizki, 28, salah seorang agen asuransi yang menjual produk bancassurance AIA.

Baca juga: Tips Klaim Asuransi Setelah Bencana 

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×