5 Alasan Berinvestasi Bisa Semudah Memilih Baju untuk Kencan


Saya baru-baru ini menghabiskan sore yang menyenangkan bersama teman saya Amy, membantunya bersiap-siap menghadapi sebuah kencan. Harapan saya adalah untuk membantunya kembali ke dunia percintaan, tapi akhirnya saya malah dapat wawasan berharga tentang bagaimana perempuan harus melihat investasi ... dan hal tersebut tidak jauh berbeda dari memilih pakaian untuk berkencan!

Pikirkan tentang tujuan akhir Anda

"Aku nggak punya apa-apa untuk dipakai!" seru Amy, sambil menatap lemari yang penuh – setengah dari isi lemari tersebut bahkan tidak pernah dipakai.

Saat itu pukul 16.00 dan sang pasangan kencan janji menjemputnya pukul 19:00. Belanja pakaian lain, atau meminjam gaun dari seorang teman, tidak mungkin lagi dilakukan sekarang.

Untuk membantu menenangkannya, saya mulai menanyakan beberapa pertanyaan; Apakah mereka akan pergi ke acara makan malam formal atau santai? Apakah hanya mereka berdua, atau ia bertemu keluarganya juga? Apakah ia ingin dianggap sebagai 'gadis santun’ atau pacar seksi?

Pakaian apa yang perlu dipakainya tiba-tiba menjadi sangat jelas, dan selama ini ia sudah mempunyainya di dalam lemari!

Ini juga seperti investasi. Begitu banyaknya pilihan investasi bisa membuat kita kewalahan. Namun, layaknya memilih pakaian yang tepat, itu dimulai dengan mengetahui apa tujuan Anda. Apakah Anda ingin berinvestasi untuk masa pensiun, membeli rumah, atau menyekolahkan anak-anak?

Untuk dana pensiun, Anda akan memerlukan pendapatan dari investasi. Dalam hal ini, Anda mungkin membutuhkan anuitas atau investasi pendapatan tetap.

Namun, jika tujuan investasi Anda untuk mengirim anak-anak ke universitas di luar negeri dalam 8 tahun ke depan, campuran ekuitas atau saham, serta mata uang asing untuk menutup biaya-biaya, layak dipertimbangkan.

Berencana pergi ke Eropa 3 tahun dari sekarang? Menaruh dana dalam deposito lebih masuk akal karena jangka waktunya terlalu pendek untuk berinvestasi di saham.

Memiliki tujuan investasi akan membantu mengurangi pilihan Anda dan akan memastikan Anda menggunakan alat investasi yang tepat untuk kebutuhan Anda.

Cari kualitas terbaik

Punya banyak pakaian itu sering tidak berarti apa-apa selain jumlahnya banyak. Amy memiliki sebuah gaun murah yang dibelinya karena mirip dengan pakaian mahal yang sudah lama ingin ia beli. Sayangnya, meskipun barang tersebut terlihat mirip seperti pakaian mahal yang ia inginkan, ia hanya bisa memakainya sekali karena bahannya rusak ketika dicuci, antara lain warnanya luntur dan kancingnya lepas.

Ketika memilih saham untuk berinvestasi, misalnya, pilih perusahaan blue chip yang dapat Anda simpan hingga tahun-tahun mendatang. Perusahaan dalam kategori ini biasanya memiliki rekam jejak dan manajemen yang handal. Harga sahamnya mungkin akan lebih mahal untuk dibeli, tapi dalam jangka panjang Anda dapat yakin bahwa perusahaan-perusahaan ini akan tumbuh lebih besar dan bertahan melalui segala krisis di pasar.

Saat ini saya hanya memegang kurang dari 10 saham perusahaan, tapi karena mereka adalah perusahaan-perusahaan blue chip, mereka senantiasa tumbuh dan pulih dari situasi krisis di pasar.

Pilih aksesoris secara bijak

Amy memiliki pakaian sederhana yang sudah bagus dipakai dengan sendirinya, tapi nampak lebih bagus lagi jika ditambah aksesoris.

Karena ingin terlihat lebih unik dan trendi, ia memutuskan untuk menambah aksesoris lain. Ia menambahkan anting ke kalungnya, plus sepasang sepatu yang cerah untuk membuat dandanannya lebih mencolok.

Ia akhirnya malah terlihat seperti putri remaja Jay-Z yang miskin tanpa hip-hop money.

Setelah Anda memiliki beberapa saham blue chip dalam portofolio Anda, tahan godaan untuk terus membeli dan menjual saham spekulatif, misalnya saham-saham yang tidak termasuk blue chip yang menjanjikan imbal hasil tinggi, tapi juga sangat beresiko.

Jika Anda benar-benar ingin merasakan adrenalin tinggi saat berinvestasi, alokasikan saja sejumlah dana yang mampu Anda relakan seandainya hilang dan batasi hingga sejumlah itu.

Upayakan agar terlihat effortless

Salah satu gaun Amy yang sudah dicobanya ialah gaun off-shoulder dengan drapery di bagian pinggul. Namun, ia harus selalu merapikan gaunnya setiap kali berdiri atau berjalan beberapa langkah.

Ia mengambil keputusan benar saat memutuskan untuk memilih pakaian lain, supaya ia bisa fokus untuk mendengarkan teman kencannya tanpa cemas tentang wardrobe malfunction.

[Baca: 5 Investasi Mode yang Harus Dimiliki Setiap Wanita]

Investasi adalah tentang mencapai tujuan dan menikmati hidup. Jika Anda harus terus memantau dan senantiasa kuatir soal beli atau jual, maka hal tersebut akan menguasai hidup Anda.

Coba terapkan filosofi "beli dan simpan” ketika berinvestasi, sehingga Anda dapat meminimalisir "drama" dalam hidup Anda.

Kenakan apa yang cocok bagi Anda, bukan yang terlihat OK buat orang lain

Cukup deh soal Amy. Saya sendiri harus mengakui pernah mengalami peristiwa gagal busana yang tidak membanggakan.

Beberapa waktu lalu, saya ingat pernah melihat sebuah gaun ketat dan berpikir, "Wow, saya akan kelihatan cantik memakainya!" Tapi, saya benar-benar salah. Baju tersebut membungkus badan saya pada bagian-bagian yang ingin saya sembunyikan dan menunjukkan terlalu banyak bagian lengan – sayangnya, itu bukan aset terbaik saya.

Saya akhirnya menemukan sebuah gaun yang menunjukkan bentuk ideal saya, menyembunyikan lengan saya dan memamerkan sedikit belahan dada – aset yang saya banggakan.

Ketika berinvestasi, kita harus mempertimbangkan keadaan pribadi. Jika masih muda dan lajang, ambil keuntungan dari fakta bahwa Anda bisa memilih investasi yang beresiko karena waktu yang Anda miliki mungkin lebih panjang.

Bagi Anda yang menganggap investasi adalah hal yang menakutkan, pikirkan lagi. Hal ini tidak lebih rumit dibandingkan memilih pakaian yang cocok!

Baca juga: Apakah Anda Siap Terjun ke Dunia Investasi?

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×