Renovasi Rumah Serba Hemat: Sebelum dan Sesudah


Merenovasi rumah beberapa waktu sekali diperlukan untuk memberi ‘napas’ baru bagi rumah kita, bahkan untuk memudahkan beradaptasi dengan tahap-tahap kehidupan yang kita lalui.

[Baca: Kiat Berhemat untuk Renovasi Rumah]

Ruangan yang diambil sebagai contoh dalam artikel ini milik sebuah keluarga yang mulai menempati rumah mereka ketika baru menikah, hingga kini sudah mempunyai anak.

Keadaan Sebelum Renovasi

Kondisi dapur/ ruang makan yang berantakan membuat keluarga kecil ini tidak nyaman menggunakan ruang tersebut secara efektif.

Dengan dana renovasi yang terbatas, kami bertanya pada Stefani, seorang desainer interior, untuk memberikan saran renovasi dengan anggaran Rp 10 juta.

Menurut Stefani, ada tiga elemen penting dalam merenovasi rumah, yakni ruang, pencahayaan, dan warna.

Ruang

Ruang menjadi elemen terpenting ketika merenovasi karena pengaturan bentuk ruang inilah yang menentukan fungsi utama dan juga jalannya aktivitas di ruangan tersebut. Pengaturan bentuk ruang yang dimaksud ini mencakup perencanaan denah lantai dan pemilihan furnitur.

Kekurangan dapur/ ruang makan ini tidak terletak pada luasnya, melainkan kenyataan bahwa keberadaannya tidak difungsikan dengan baik. Meja makan nampak selalu penuh dengan barang-barang, sehingga tidak ada tempat untuk makan. Hal ini mungkin diakibatkan tidak adanya wadah penyimpanan yang memadai di sekitarnya.

Pencahayaan

Pencahayaan yang baik dan tepat dapat menciptakan suasana, mood, bahkan gaya tertentu. Jangan terpaku dengan prinsip penggunaan cahaya yang hanya berfungsi untuk menerangi. Cahaya juga dapat diaplikasikan sebagai aksen ruangan.

Ruangan ini sebelumnya memiliki dua lapis gorden – sesuatu yang sebenarnya tidak diperlukan serta memblokir cahaya yang masuk lewat jendela. Terlebih lagi, sebuah dapur memerlukan ventilasi yang bagus dan keberadaan gorden ini tidak hanya akan mencegah bau makanan keluar, bahkan bisa menyerapnya.

Warna

Warna sangat menentukan suasana dari suatu ruangan, bahkan kesan luas atau sempit. Penggunaan warna yang tepat sangatlah penting dan harus dipikirkan dengan hati-hati.

Warna putih bisa menjadi warna dasar yang bagus untuk dapur/ ruang makan ini. Sebelumnya, warna-warna yang tidak senada – meja makan coklat, segala wadah berwarna hijau dan kuning – membuat ruangan tersebut terasa sesak.

Begini cara Stefani mewujudkan renovasi untuk memecahkan isu-isu tersebut, dengan anggaran sekitar Rp 10 juta saja:

Meja makan yang sebelumnya sangat penuh dan dipakai untuk menaruh segala macam barang itu kini diganti dengan meja makan multifungsi yang bisa dilipat dan memiliki laci-laci penyimpanan. Lemari di tengah ruangan yang juga berfungsi sebagai penyekat ruang diganti dengan tipe yang lebih tinggi, sehingga meja makan bisa tetap kosong dan bisa digunakan untuk makan atau bekerja. Keranjang penyimpanan bisa menjadi wadah untuk menaruh barang-barang beragam bentuk dan warna, sehingga ruangan tersebut tetap terlihat rapi.

Microwave yang sebelumnya diletakkan di bawah kini menjadi bagian dari lemari penyimpanan, sehingga memberi ruang lebih banyak untuk aktivitas memasak dan menyiapkan makanan.

Gorden panjang nan berat kini digantikan oleh tirai (blinds) ringan yang mampu memberikan privasi saat diperlukan namun juga memungkinkan cahaya tetap masuk. Dengan adanya tirai ini, jendela bisa sedikit dibuka saat sedang memasak.

Lantai dapur juga diganti dengan keramik berwarna lebih gelap atau parquet untuk membuatnya lebih menyatu dengan desain ruang. Keramik dinding juga bisa ditambahkan bersama dengan tabletop dapur untuk memudahkan Anda membersihkan dapur.

Perkiraan biaya (total Rp 10.425.000):

1. Keramik lantai ukuran 40x40 (10 meter): Rp 3.200.000

2. Cat tembok (2,5 liter): Rp 137.000

3. Solid surface 1.200mm: Rp 2.400.000

4. Kursi – IKEA Vilmar (2 buah): Rp 1.390.000

5. Meja makan IKEA Norden (untuk 2-4 orang): Rp 2.999.000

6. Lampu gantung – IKEA Fillsta: Rp 299.000

(Bisa ditambahkan: Beberapa keranjang penyimpanan dengan warna seragam, seharga mulai Rp 59,000/ buah).

Kagum dengan renovasi ini? Anda tidak harus melakukan semuanya sekaligus! Mulai saja cari barang-barang tersebut atau hubungi seorang desainer interior.

Baca juga: Aksesoris untuk Rumah Minimalis Dibawah Rp 1 Juta

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×