5 Istilah Kartu Kredit yang Mungkin Tidak Anda Pahami


Bagi sebagian orang, kartu kredit digunakan sebagai pengganti uang tunai dan untuk memudahkan transaksi. Ini adalah salah satu alat pembayaran yang efisien, dengan fungsi yang berbeda dari kartu debit. 

Saat menggunakan kartu debit, uang yang Anda tarik adalah uang di dalam tabungan sendiri, sehingga jumlah tabungan tersebut akan berkurang seiring dengan meningkatnya penggunaan kartu debit. 

Dengan kartu kredit, uang yang digunakan adalah uang dari penerbit kartu yang dipinjamkan ke Anda sebagai salah satu nasabah kartu kredit. Layaknya pinjaman, uang tersebut harus dikembalikan dalam jangka waktu tertentu. Pinjaman alias utang yang tidak terbayar lunas akan dikenakan bunga setiap bulannya. 

Sebelum Anda merasa tidak sabar untuk menggunakan kartu kredit pertama Anda, ada beberapa istilah yang perlu Anda pahami:


1. Jatuh Tempo Pembayaran

Ini adalah tanggal yang ditetapkan sebagai batas akhir pembayaran atau transaksi. Apabila nasabah membayar lebih dari tanggal ini, bank akan mengenakan penalti keterlambatan dan bunga. 

Jika pembayaran tersebut melebihi masa seminggu, maka status nasabah tersebut adalah “collect 1”. Jika lebih dari sebulan, statusnya berubah menjadi “collect 2”, lebih dari 3 bulan menjadi “collect 3”, dan seterusnya. Jika sudah memiliki catatan kredit di atas collect 3, bank akan mengirim debt collector untuk menagih utang tersebut dan nasabah tersebut akan mengalami kesulitan saat ingin mengajukan kredit di kemudian hari.

2. Dana Tunai Kartu Kredit 

Pernah ditelepon oleh staf telemarketing dan ditawari dana “segar” dari sisa pagu kredit Anda? Inilah fasilitas yang diberikan oleh penerbit kartu kredit kepada nasabah yang membutuhkan pinjaman dana tunai. Sifatnya hampir sama dengan Kredit Tanpa Agunan (KTA), namun bunganya lebih kecil – biasanya di bawah 1% . 

Fasilitas yang biasanya hanya ditawarkan melalui telemarketer ini relatif lebih baik dibandingkan menarik dana tunai kartu kredit dari ATM, karena biayanya lebih tinggi dari biaya pembelanjaan ritel, yakni di atas 3% per bulan.

3. Credit Score

Credit score, atau di Indonesia adalah SID (Sistem Informasi Debitur) adalah sistem penilaian yang diatur oleh komunitas perbankan, apakah seseorang layak dipercaya untuk diberi pinjaman.

Seperti yang telah dibahas sebelumnya, apabila Anda sering terlambat melakukan pembayaran kartu kredit, maka nama Anda akan tercatat dalam daftar hitam Bank Indonesia. Ini akan menyulitkan jika Anda ingin mengajukan kredit perbankan di kemudian hari.

4. Credit Shield

Produk yang satu ini akan melindungi pihak penerbit kartu kredit, seandainya pengguna kartu kredit tidak mampu mengembalikan utangnya. Credit shield merupakan fasilitas tambahan yang membebaskan nasabah dari kewajiban utang seandainya terjadi musibah, seperti kecelakaan atau meninggal dunia, yang membuat tagihan kartu kredittidak dapat dilunasi.

Bila Anda telah memiliki asuransi kecelakaan, asuransi jiwa dan penyakit kritis, maka fitur yang satu ini tidak perlu diambil. Pastikan saja keluarga terdekat Anda mengetahui bahwa Anda memiliki asuransi tersebut, sehingga mereka bisa melakukan klaim saat ada kejadian yang tidak diinginkan pada Anda.

5. Cicilan 0%

Ketika berjalan-jalan di mall, Anda pasti sering melihat toko-toko yang memberikan tanda “cicilan 0%” di etalase mereka. Ini artinya toko tersebut memiliki kerjasama dengan kartu kredit tertentu untuk memberikan cicilan tanpa bunga selama kurun waktu tertentu.

Misalnya, Anda bermaksud membeli barang dengan harga Rp 12 juta, dan dicicil dengan tempo 12 bulan, maka setiap bulannya Anda harus membayar Rp 1 juta – tanpa bunga.

Sebaiknya, ketika Anda membeli barang-barang yang bersifat konsumtif, seperti gadget, makan di restoran dan sebagainya, lakukan dengan tunai. Akan tetapi, jika barang tersebut bersifat produktif – digunakan untuk bekerja atau sekolah, dan arus kas Anda tidak mencukupi, tidak ada salahnya melakukan pembelian dengan cicilan.

Perlu diingat ketika Anda berbelanja di beberapa toko, harga yang diterapkan ketika membayar tunai dengan cicilan 0% akan sedikit berbeda, dimana harga cicilan tunai 0% biasanya akan sedikit lebih mahal dan tidak bisa dilunasi sekaligus. Jadi, pastikan Anda bertanya terlebih dahulu, ya!

Kartu Kredit Pilihan untuk Anda

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×