Apa yang Penting Diketahui Tentang Paspor Anda


Beberapa hari sebelum keberangkatan saya untuk cuti panjang, saya baru menyadari kalau foto di halaman depan buku paspor saya mengalami perubahan tampilan. Ternyata saya menaruhnya di tas ransel yang tipis, kemudian punggung saya berkeringat karena cuaca panas dan meresap ke tas ransel dan buku paspor. Tentu saja saya panik! Pernahkah Anda mengalami hal semacam ini saat traveling?

Untuk mencegah hal-hal yang tidak diinginkan di kemudian hari, simak beberapa tips berikut:

Pilih paspor biasa atau e-passport?

Dalam kasus seperti di atas, saya bisa lolos karena paspor yang saya gunakan adalah paspor biasa dan, selain foto yang sedikit kabur, informasi lain dalam buku paspor saya masih bisa terbaca dengan sempurna. Saya tidak mendapat masalah saat melewati imigrasi di Korea Selatan dan Amerika Serikat. 

Saat tiba kembali di Jakarta, petugas imigrasi memang bertanya kenapa paspor saya "basah" dan saya jelaskan hal yang sebenarnya. Pada akhirnya, beliau bisa melakukan scan tanpa masalah.

Buku hijau berukuran 13x9 cm yang bisa membawa kita keliling dunia selama lima tahun ini tersedia dalam dua jenis; paspor biasa dan paspor biometric, yang sering disebut e-paspor. Jenis ini ialah paspor yang memiliki data biometric – berwujud chip – sebagai salah satu unsur pengaman. Berdasarkan standar yang dikeluarkan oleh International Civil Aviation Organisation (ICAO), data biometric yang digunakan adalah biometric wajah pemegang paspor dan biometric sidik jari sebagai pendukungnya

Jika paspor biasa membuat Anda mengantri saat melewati imigrasi, paspor biometric memungkinkan Anda melewati pintu imigrasi otomatis (automatic immigration gate). Biaya pembuatan e-paspor lebih mahal dua kali lipat dari paspor biasa, yakni sekitar Rp600.000. 

Begitu Anda memilikinya, berhati-hatilah merawatnya – pastikan halaman buku paspor tidak terlipat, sobek atau berlubang, serta jauhkan chip dari air dan panas yang berlebihan. Untuk lebih amannya, gunakan kantong Ziploc untuk melindunginya dari kelembaban.

Selain memotong waktu antri, e-paspor memberikan kemudahan bebas visa berkunjung ke Jepang selama 15 hari bagi mereka yang sudah mendaftarkannya ke Kedutaan Besar atau Konsulat Jenderal Jepang di Indonesia. Jika Anda memang sering melakukan penerbangan jarak jauh, tidak ada salahnya memiliki buku yang satu ini.

Masa Berlaku Paspor

Meski masa berlaku yang tercatat dalam buku paspor ialah 5 tahun, Anda sebenarnya hanya dapat menggunakan buku tersebut selama 4,5 tahun. Jadi, ketika masa berlaku paspor Anda sudah memasuki 6 bulan terakhir, Anda tidak bisa lagi melakukan pemesanan tiket pesawat ke luar negeri atau melakukan permohonan visa ke negara asing. Oleh karena itu, pastikan Anda segera mengganti paspor lama Anda sebelum membutuhkannya. 

Sebelum mengajukan permohonan visa, sebaiknya cari tahu apakah masa berlaku visa sesuai masa berlaku paspor atau sesuai yang diberikan pejabat pemberi visa.

Jika Anda termasuk sering melakukan perjalanan ke luar negeri, pastikan bahwa buku paspor Anda setidaknya memiliki enam halaman kosong.

Apa yang harus dilakukan saat paspor rusak atau hilang?

Jika ‘nasi telah menjadi bubur’, Anda sebaiknya segera melaporkan kehilangan atau kerusakan tersebut ke kantor imigrasi terdekat. Bawa berkas-berkas yang sama seperti saat Anda memperpanjang paspor, namun dilengkapi dengan Surat keterangan hilang dari polisi (jika hilang). Nantinya, Anda perlu melalui prosedur Berita Acara Pemeriksaan dan sebagainya. 

Total waktu pembuatan bisa memakan 3-5 hari dan memakan biaya paling sedikit Rp 100.000.

Tips mempercepat pembuatan paspor

Pemerintah sudah berusaha mempermudah proses pembuatan atau perpanjangan paspor dengan membuka proses permohonan online. Lakukan hal-hal berikut guna mempercepat prosesnya:

  • Lengkapi formulir permohonan secara online
  • Pilih jam-jam tidak sibuk untuk mengirimkan aplikasi online, misalnya dini hari atau tengah malam
  • Pilih lokasi kantor imigrasi yang tidak terlalu padat pengunjung
  • Siapkan dokumen-dokumen asli dan upload sesuai ukuran yang ditentukan
  • Bawa dokumen asli dan datang sesuai jam yang ditentukan, kemudian segera melapor. Jika lewat jam ini, Anda harus antri bersama ratusan antrian yang datang langsung.

Baca juga: Kiat Mendapat Tiket Pesawat dan Akomodasi Murah pada Musim Liburan Sekolah

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×