5 Hal Seputar Asuransi Perusahaan yang Perlu Anda Tanyakan


4. Apakah Kondisi (Khusus) Saya Ditanggung?

Sebagian penyakit umum memang lazim untuk ditangani secara medis dan diganti biaya perawatannya lewat asuransi. Tapi, ada beberapa kondisi khusus yang perlu dibahas saat menyinggung tentang asuransi perusahaan, misalnya komplikasi saat kehamilan.

Contoh lain adalah kasus psikosomatis, yakni penyakit fisik yang diakibatkan oleh permasalahan kejiwaan. Keluhan fisik memang dapat dijelaskan, tapi meski pun tenaga medis tidak dapat membuktikan suatu penyakit, biaya berobat akan tetap ditagihkan.

Jika Anda memiliki penyakit bawaan atau kondisi khusus yang memerlukan perhatian, jangan tunggu hingga Anda mengalami kondisi tersebut untuk menanyakan perlindungan asuransi yang berlaku.

5. Prosedur dan Dokumen yang (Akan) Dibutuhkan

Saat hendak mengklaim manfaat asuransi untuk kondisi tertentu, Anda akan diminta beberapa dokumen pelengkap untuk validasi. Beberapa dokumen di bawah ini layak untuk dipersiapkan aslinya, kemudian diperbanyak menjadi beberapa copy yang sudah dilegalisir:

1. Form klaim asuransi yang harus diisi oleh dokter

2. Kuitansi dokter

3. Kuitansi obat

4. Salinan resep

5. Hasil lab (jika melakukan tes di laboratorium)

6. Fotokopi Paspor dan KITAS (jika berobat ke luar negeri)

7. Dokumen lain-lain jika ada prosedur lainnya.

Pada umumnya, perusahaan asuransi selalu membutuhkan bukti dokumen asli. Dalam kasus dimana Anda kehilangan dokumen yang asli, Raesimonth menyarankan untuk membuat Surat Pernyataan Kehilangan dari kepolisian setempat. Fotokopi dari dokumen asli akan membantu, meski keputusan sepenuhnya di tangan perusahaan asuransi.

Baca juga: Tips Setelah Berhenti dari Perusahaan untuk Jadi Pekerja Lepas

  2 of 2  

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×