5 Kemampuan yang Harus Dimiliki Kalau Ingin Dapat Promosi


Meski memiliki gelar sarjana dari Australia, Yenny sulit menemukan cara untuk mencapai posisi yang lebih tinggi: di tahun kerja ke-5, ia sudah melihat setidaknya 5 rekan kerja dipromosikan lebih dulu dari dirinya.

"Saya tahu kemampuan saya bagus!" ia mengeluh suatu ketika. "Apakah ini karena saya kurang bisa berhubungan dengan orang? Apakah saya harus dekat dengan bos? Kenapa saya tidak bisa dapat promosi?" 

Banyak karyawan profesional seperti Yenny terlalu fokus pada kemampuan teknis mereka, atau kecerdasan yang dikenal oleh staf HRD sebagai hard skills. Kemampuan ini dipelajari di dalam lingkungan terstruktur seperti sekolah, dan bisa diperkirakan hasilnya melalui test oleh badan regulator atau seorang profesional. Kemampuan inilah yang membuat Anda diterima masuk ke dalam suatu perusahaan.

Namun, untuk tetap di sana --dan naik jabatan-- Anda membutuhkan soft skills: kecerdasan emosional yang menunjukkan bagaimana Anda menangani diri Anda di lingkungan kerja dan bagaimana Anda bisa berhubungan dengan klien ataupun rekan kerja. Tidak seperti hard skills, kemampuan ini dipelajari melalui bertahun-tahun pengalaman, melalui banyak uji coba dan kesalahan.  

Lebih banyak perusahaan kini mengenali seberapa pentingnya memiliki soft skills di tempat kerja, karena kemampuan-kemampuan ini bisa meningkatkan kinerja, membangun pemimpin, serta mengembangkan sukses di dalam organisasi mereka. 

Jika Yenny sangat ingin memperoleh promosi tersebut, berikut adalah lima keahlian soft skills yang sebaiknya ia pelajari:

1. Keahlian berkomunikasi

Anda tidak harus menjadi seorang pembicara hebat atau penulis --Anda cuma harus bisa mengekspresikan diri dengan baik, baik dalam menulis memo, mempengaruhi orang lain lewat presentasi, atau sekedar mampu menjelaskan sebuah ide. Anda bisa serta-merta meningkatkan skor Anda di area ini dengan memastikan bahwa setiap email yang Anda kirim bebas dari kesalahan ejaan atau penulisan. 

2. Kerjasama tim dan kolaborasi

Atasan menginginkan karyawan-karyawan yang dapat bekerja sebagai bagian dari tim. Ini biasanya termasuk mengambil peran kepemimpinan, atau terkadang hanya menjadi pengikut yang baik, memonitor perkembangan, menepati deadline dan bekerja dengan pihak-pihak lain untuk mencapai suatu tujuan. Lain kali HR meminta Anda untuk mengikuti aktivitas perusahaan, jangan sembunyi! Bergabunglah dengan mereka dan tunjukkan kemampuan Anda!

3. Kemampuan beradaptasi

Untuk bisa mencapai kesuksesan di dalam sebuah organisasi, seseorang perlu memiliki keinginan untuk belajar. Selalu ada ruang berkembang untuk beradaptasi dengan kebutuhan dunia kerja yang senantiasa berubah-ubah.

Jadi misalnya saja kantor Anda melakukan ekspansi ke Cina. Anda bisa mengambil kursus bahasa Mandarin untuk menunjukkan kepada para bos seberapa besar dukungan Anda terhadap langkah tersebut, dan bahwa Anda tengah mempersiapkan diri untuk sebuah posisi yang membutuhkan keahlian komunikasi dengan rekan-rekan bisnis dari negara tersebut.

4. Penilaian kritis 

Tidaklah cukup untuk mengumpulkan data dan memanipulasinya. Seseorang harus mampu menganalisa dan menerjemahkan data tersebut. Jadi, dalam presentasi bulanan Anda selanjutnya, daripada sekedar menunjukkan file spreadsheet pada bos, coba rangkai sebuah cerita --ajukan pertanyaan, beri cara yang berbeda untuk menerjemahkan data tersebut, rangkum, dan usulkan langkah-langkah selanjutnya.

5. Kemampuan menyelesaikan konflik  

Kemampuan membujuk, bernegosiasi dan menyelesaikan konflik sangat penting dimiliki seorang manajer. Mengembangkan hubungan-hubungan dalam sebuah organisasi sehingga Anda dapat mempengaruhi dan membujuk orang adalah sebuah keahlian. Jadi, ketika atasan Anda mengkonsultasikan sebuah masalah pada Anda, buka suara dan tunjukkan bahwa Anda mampu melakukan negosiasi untuk memperoleh solusi win-win yang menguntungkan perusahaan. 

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×