Cara Berinvestasi Emas


Mungkin saat ini Anda sedang berpikir untuk berinvestasi dengan membeli emas. Sebelum melakukannya, ada baiknya Anda mengetahui beberapa cara berinvestasi logam mulia yang populer ini:

Membeli Emas di Antam (PT Aneka Tambang Tbk.) 

Membeli emas langsung di perusahaan pertambangan milik negara ini dipilih beberapa orang karena dinilai mempunyai kredibilitas yang tinggi. Betty, 33, seorang karyawan sebuah bank swasta menyatakan jika dirinya merasa lebih nyaman dan aman jika membeli emas di Antam. Menurutnya, emas yang dibeli di tempat tersebut juga diterima oleh para pembeli emas lainnya. “Ketika dijual, emas dari Antam juga sebagian besar diterima oleh toko-toko emas di pasar tradisional,” ujarnya. 

Pro: Menurut Managing Director Standard Chartered Indonesia Fauzi Ichsan, membeli emas di Antam adalah salah satu solusi pembelian emas yang tepat. Selain memiliki sertifikasi keluaran Antam, emas atau logam mulia yang dijual disini memiliki tingkat kemurnian 99,9%. 

Kontra: Harga emas yang dijual di Antam lebih tinggi sekitar 2%-5% dibandingkan emas di toko-toko emas. Penyebabnya karena Antam menerapkan juga biaya pengolahan dan pemurnian emas. 

Membeli Emas di Pegadaian 

Sejak beberapa tahun lalu, PT Pegadaian juga mulai menawarkan program investasi emas yang bernama MULIA --singkatan dari Murabahah Logam Mulia Investasi Abadi. Berinvestasi emas di pegadaian dipilih karena sistem pembeliannya menggunakan cara cicilan yang bagi sebagian orang sangat membantu. Bagi Ni Luh, 30, membeli di pegadaian dipilihnya karena dapat ditentukan dengan kemampuan daya beli masing-masing orang. Pekerja kreatif di bidang periklanan ini menjelaskan kalau membeli emas di pegadaian bisa dilakukan dengan cara membayar uang muka sebesar 25%, kemudian membayar sisanya dengan cicilan per bulan. 

Pro: Investasi di pegadaian cocok bagi Anda yang menyukai program cicilan yang disesuaikan dengan kemampuan keuangan Anda sendiri. 

Kontra: Semakin lama mencicil, bunga yang harus Anda bayar kepada pegadaian juga semakin besar. Tak hanya itu, jika menunggak maka akan dikenakan biaya penalti yang ditentukan oleh pihak pegadaian. 

Mengikuti Arisan Emas 

Meskipun belum lazim terdengar, namun arisan emas terbukti sudah dilakukan oleh beberapa orang. Contohnya Pinto, 27, seorang staf marketing di sebuah perusahaan swasta yang mengaku sudah mengikuti kegiatan arisan emas selama hampir 2 tahun. Tata cara arisan emas ini hampir sama seperti arisan uang biasa. Bedanya pemenang tidak akan mendapatkan hasil uang dari arisan tersebut melainkan logam emas. “Selama mengikuti arisan emas sudah dua kali saya menang. Kala itu saya mendapatkan emas sebesar 10 gram,” jelas Pinto. 

Pro: Arisan emas bisa menjadi salah satu solusi jika Anda tidak mampu membelinya secara langsung. Di sisi sosial, mengikuti arisan emas bisa membuat silahturahmi Anda dengan teman-teman yang mengikuti arisan tersebut semakin erat. 

Kontra: Hal ini bisa merugikan jika emas Anda dapatkan justru ketika harganya sedang turun. Pastinya uang yang Anda keluarkan untuk mengikuti arisan tidak sepadan dengan harga emas yang Anda dapatkan, bahkan bisa merugi. Selain itu, jika arisan tersebut tidak memberikan hasil ke semua anggota --hanya berdasarkan undian layaknya bermain lotere, kemungkinan besar Anda akan kehilangan uang Anda. 

Ketiga cara investasi emas yang dipaparkan di atas bisa menjadi pilihan Anda ketika memutuskan untuk berinvestasi emas. Namun, ekonom Ichsan mengingatkan bahwa investasi emas bukanlah suatu bentuk investasi komoditas yang disarankan. Penyebabnya karena harganya bisa dibilang memiliki nilai fluktuasi yang tinggi --terutama mengingat harga emas terus menurun dalam setahun terakhir.

”Meski nilai emas sempat mencapai puncaknya pada tahun 2012 silam, namun sejak itu nilai emas terus turun dengan fluktuasi yang tinggi. Untuk investasi jelas hal ini tidak disarankan, lebih baik Anda memilih investasi lain yang tingkat fluktuatifnya lebih stabil,” katanya. Bagaimana menurut Anda sendiri? 

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×