Lima Cara Asyik untuk Menghemat Biaya Pernikahan Anda


Novita dan Iman memiliki momen pertunangan yang sempurna: saat berkunjung ke tempat favorit mereka di Ubud, Iman berhasil mengajukan lamaran ketika Novita tidak menyangka sama sekali.

Bertunangan cukup mudah dibandingkan dengan merencanakan pernikahan. Iman dan Novita tidak ingin menghabiskan tabungan mereka demi sebuah upacara yang luar biasa, seperti yang telah dialami teman-teman mereka. 

Pada akhirnya, Iman dan Novita berhasil berhemat dengan membuat acara pernikahan menyenangkan.  Mereka pun mendapatkan pernikahan impian mereka --mengundang sedikit orang, membangun suasana lebih intim-- dengan mengikuti tips-tips berikut:

Buat undangan elektronik

Iman adalah seorang desainer web berbakat dan ia membuat undangan pernikahan secara online –mereka tidak akan sanggup membayar undangan dalam bentuk cetakan. Dengan mengirimkan undangan pernikahan mereka melalui email, Iman dan Novita menghilangkan ongkos kirim dan cetak undangan.

Untuk Anda yang tidak bisa memperoleh layanan desain yang gratis, manfaatkan saja situs seperti Paperlesspostto yang menyediakan desain kartu pos elektronik yang lebih baik dibandingkan yang Anda temukan di percetakan. Lebih dari itu, bumi akan sangat berterima kasih kepada Anda.

Dapatkan bantuan amatir berbakat

Sebenarnya Iman ingin menyewa fotografter terbaik untuk mengabadikan upacara pernikahan mereka, tetapi Novita ingin memberikan kesempatan kepada teman-temannya yang juga berbakat. Ternyata sepupu Iman adalah seorang fotografer berbakat yang memiliki gaya foto sesuai dengan apa yang Iman dan Novita inginkan. Dengan meminta bantuannya, pasangan bahagia ini mendapatkan fotografi pernikahan mereka dengan harga yang sangat murah.

Lupakan kue pernikahan mewah

Novita dan Iman cukup fleksibel soal kue; mereka siap untuk melewatkan kue yang mewah –lapis Surabaya dengan icing yang harganya terlalu mahal namun seringkali tidak dimakan. Jaman sekarang, Anda dapat menggantinya dengan cupcake yang mewah, kue kering, atau bahkan buah. Kami pun pernah mendatangi pesta pernikahan yang dihiasi "menara" buah-buahan segar nan berwarna, seperti apel, pisang dan jeruk. Di akhir pesta, para tamu juga bisa membawa pulang buah-buahan tersebut.

Meminjam sesuatu

Ini bagian dari tradisi pernikahan untuk meminjam sesuatu --dari seseorang yang menjalani pernikahan bahagia-- maka Novita dan Iman mengambil keuntungan dari tradisi ini. “Perhiasan untuk pernikahan saya pinjam dari nenek, sementara Iman meminjam bagian dari pakaian pernikahannya dari ayahnya,” jelas Novita. Beberapa perempuan menyimpan gaun pengantin mereka untuk diberikan kepada anak perempuan atau menantu mereka. Jika ibu Anda juga melakukannya, Anda bisa menghemat dengan memodifikasi gaun vintage tersebut.  

Menikah pada tanggal sepi (off-season)

menekan biaya pernikahanUntuk bisa mendapat harga terbaik di tempat-tempat pernikahan dan katering sebenarnya cukup mudah: menikahlah di bulan-bulan sepi. Jika keluarga Anda tidak percaya tahayul, pilih saja tanggal pernikahan yang dianggap sebagian orang kurang membawa keberuntungan. Menyelenggarakan pesta pernikahan di pertengahan minggu juga bisa memotong anggaran Anda --terkadang biayanya bisa jadi sepertiga lebih murah dibandingkan pesta di akhir pekan.

Kuis untuk Anda: Apakah Anda Sudah Siap untuk Menikah?

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×