Menjaga Agar Dompet Anda Gemuk Sementara Pinggang Anda Tetap Langsing


Saya berada di sebuah coffee shop baru-baru ini dan saya tak sengaja jumpa teman lama Rini, yang sudah lama tak ketemu. Kami cerita banyak hal karena dia akan menikah tahun depan dan sangat amat gembira karenanya. Dan seperti halnya banyak calon pengantin yng malu-malu lainnya, Rini ingin menurunkan berat badan untuk hari bahagianya itu sementara juga khawatir ingin menabung uang untuk masa depannya. Ketika kami ngobrol, saya jadi berpikir: Kami penduduk Jakarta suka sekali ngopi. Setiap mall yang saya ingat punya paling sedikit satu coffeeshop. Rini bilang dia sering nongkrong di tempat-tempat favoritnya paling sedikit tiga kali seminggu. Tentu, hal ini menyenangkan, namun berapa sebenarnya biaya yang harus kita keluarkan untuk mendapatkan kesenangan sedikit itu?

54.000 Kalori

Kemudian di rumah saya membuat hitungan singkat dan penelitian lewat internet. Yang saya maksud penelitian adalah Google. Di tempat tertentu, misalnya,  Frappuccino Caramel harganya Rp 25.000 dan mengandung 350 kalori yang besar! Kini jika Rini minum rata-rata tiga cangkir setiap minggu maka dalam satu tahun dia menghabiskan uang Rp3,9 juta untuk minum kopi! Dan yang lebih gawat lagi  untuk ukuran pinggangnya, 54.000 kalori yang sangat mengejutkan

Kini saya tidak sedang menganjurkan agar kita menghentikan kesenangan sehari-hari kita, namun justru kita harusnya sadar bahwa bahkan kebiasaan kecil kita bisa menyebabkan kita keluar biaya besar dalam perjalanan setahun. Saya yakin Rini akan kaget bahwa hampir  10% dari gaji setahun dihabiskan untuk minum kopi, tetapi paling tidak dia kini tahu dari mana datangnya 54.000 kalori itu.

Mengencangkan ikat pinggang

Tidak melulu harus kopi. Mungkin anda kecanduan rokok. Atau anda di supermarket dan anda tak tahan ingin  membeli cokelat Belgia yang mahal itu . Kita boleh-boleh saja mempunyai kesenangan rahasia, namun seberapa sering kita mempertimbangkan berapa banyak uang yang sebenarnya kita keluarkan untuk itu?

Jadi perhatikanlah kemana uang kita pergi. Simpan semua bukti pengeluaran dan setelah sebulan periksalah kwitansi-kwitansi itu untuk melihat berapa yang telah anda bayar demi untuk memanjakan diri anda itu. Jadi jika anda membeli cokelat setiap minggu, dan harganya Rp 20.000 setiap pembelian, cukup kalikan dengan 52. Ini latihan sederhana dan gampang dilakukan, namun hal ini benar-benar akan membuat anda berpikir. Kini, jika saya jadi Rini, saya mungkin akan mengurangi konsumsi kopi saya sebanyak 50%. Saya tetap bisa bersenang-senang tapi akan dapat menghemat dan menurunkan berat badan sekaligus.

Sempurna.

(Andrew Carruth telah tinggal di Indonesia, Malaysia, Singapuradan Filipina untuk waktu yang cukup lamaDia penulis “Kiat Menjadi Kaya,” sebuah buku petunjuk keuangan pribadi yang diterbitkan di Indonesia. Dia menyenangkan bila anda mengenalnya  … atau paling tidak begitulah kata Mamanya.)

Baca juga: Cara Diet yang Membuat Lebih Kaya dan Bahagia

Bagikan tulisan



Translation

BACAAN LAIN

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×