BPJS: Apa Untungnya buat Saya?


Makin banyak wanita yang memilih menjadi pekerja lepas tanpa terikat perusahaan. Menurut Timboel Siregar, juru bicara BPJS Watch, 65% tenaga kerja di Indonesia terdiri dari pekerja informal. 

Meski ini adalah perkembangan positif dalam hal pemberdayaan wanita, menjadi pekerja informal berarti tidak memiliki perusahaan yang menyediakan perlindungan asuransi kesehatan. 

Dalam kasus demikian, membeli asuransi kesehatan melalui perusahaan penyedia asuransi swasta sering menjadi pilihan wajar untuk memperoleh perlindungan kesehatan. Namun, ada juga pilihan lain bagi pekerja tanpa penghasilan tetap yang belum memiliki asuransi kesehatan swasta. Mereka bisa  mendaftarkan diri ke program asuransi kesehatan dari pemerintah, yaitu Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) yang disediakan oleh Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS kesehatan), dan diluncurkan sejak 1 Januari 2014. 

Berikut adalah beberapa informasi dasar mengenai JKN, seperti dijelaskan oleh Guru Besar Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Universitas Indonesia, Hasbullah Thabrany:

Jaminan Kesehatan Nasional (JKN)
Batasan umur Ini adalah perlindungan kesehatan seumur hidup. Semua WNI ditanggung sejak lahir hingga meninggal dunia.
Premi Tanpa melihat umur dan catatan kesehatan, ada 3 klasifikasi berdasarkan jenis kamar:
Kelas 3  : Rp  25,500
Kelas 2  : Rp  42,500
Kelas 1   : Rp 59,500
Masa Tunggu Tidak ada masa tunggu untuk memperoleh manfaat asuransi. Peserta bisa langsung mendapat pelayanan JKN setelah melakukan pendaftaran dan membayar premi pertama
Kondisi fisik/ penyakit bawaan Penyakit bawaan ikut ditanggung sejak hari pertama.
Prosedur Dalam kasus ketidakmampuan membayar premi bulanan, peserta masih berhak memperoleh manfaat dari JKN selama enam bulan. Jika peserta tersebut masih tidak mampu membayar setelah 6 bulan, maka pemerintah akan mempertahankan asuransi orang tersebut melalui program Penerima Bantuan Iuran (PBI), dimana pemerintah membayar iuran asuransi sebesar Rp 19.225 per bulan untuk kamar perawatan kelas 3.
Riders Tidak ada riders karena ini sudah melindungi semua penyakit yang telah terindikasi dan diperiksa oleh dokter, kecuali untuk perawatan kosmetik dan ketergantungan terhadap obat terlarang.
Keanggotaan Wajib bagi seluruh WNI.
Fasilitas kesehatan dan Rumah Sakit yang menjadi anggota Semua Rumah Sakit dan fasilitas kesehatan, baik pusat atau regional, yang dioperasikan pemerintah. Selain itu, RS Swasta yang sudah bekerja sama dengan BPJS; beberapa hanya menyediakan pengobatan darurat medis kepada pemegang kartu JKN sebelum akhirnya pasien tersebut dirujuk ke RS anggota untuk memperoleh perawatan lanjutan.
    

 

JKN menerapkan sistem  cashless dan tidak ada biaya atau tagihan rumah sakit yang akan dibebankan ke pasien. Program ini juga mencakup pemeriksaan kesehataan setiap lima tahun, untuk deteksi penyakit kanker serviks dan kanker payudara. 

“(JKN) ini sudah merupakan program asuransi kesehatan universal, tetapi siapapun boleh saja membeli asuransi swasta untuk memperoleh perlindungan tambahan," tukas Hasbullah. Dengan memiliki asuransi kesehatan swasta, Anda bisa memperoleh perawatan kesehatan di Rumah Sakit pilihan Anda –terutama jika Anda ingin mendapatkan kamar VIP/ VVIP– dan kemungkinan menambah perlindungan untuk berbagai penyakit kritis dan cacat permanen total. 

Baca terus: 7 Pertanyaan untuk Ditanyakan ke Agen Asuransi Anda

Pilih klien yang ingin dikirimi artikel:

Select all
Nama Email

Saat ini Anda belum memiliki klien

×
×
×
×